Jadi Dosen Killer di Kendari, Rizky Hanggono Belajar Banyak Hal

Selasa, 04 Oktober 2016 11:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Jadi Dosen Killer di Kendari, Rizky Hanggono Belajar Banyak Hal Rizky Hanggono - Putri Ayudya/©KapanLagi.com®/M. Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Ketika berada di bangku perkuliahan, kalian pasti mengenal istilah dosen killer. Julukan ini diberikan kepada pengajar yang sikap tegasnya sampai terkesan otoriter di mata anak didik.

Saat menjadi mahasiswa, aktor Rizky Hanggono pernah harus berhadapan dengan dosen seperti itu hingga muncul sikap antipati terhadap mereka. Namun pandangan tersebut kemudian berubah ketika ia dituntut menjadi tenaga pendidik di sebuah kampus bermasalah. Karena di balik sikap tegas tersebut ada alasan yang tanpa disadari mampu menata masa depan anak didiknya.

"Dulu sering bingung kenapa guru itu killer. Sekarang saya ditempatkan sebagai pendidik, otomatis paham orientasi apa yang membuat mereka sampai dijuluki killer. Kenapa mereka bersikap seperti itu karena ke depannya ingin membangun masyarakat yang terdidik," kata Rizky ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat, Senin (3/10).

Rizky Hanggono perankan Prof. Dr. Ing. Puro di film terbarunya/©KapanLagi.com®/M. Akrom SukaryaRizky Hanggono perankan Prof. Dr. Ing. Puro di film terbarunya/©KapanLagi.com®/M. Akrom Sukarya

Pengalaman sebagai pendidik ini Rizky dapatkan saat membintangi film barunya bertajuk MENGEJAR EMBUN KE EROPA. Ia diplot sebagai Puro, kepala jurusan yang melawan berbagai konflik di Universitas Delapan Penjuru Angin, Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Saya jadi Profesor Doktor Insinyur Puro. Dari namanya sudah terlihat dia mempunyai idealisme sangat tinggi dalam pendidikan khususnya di Universitas Delapan Penjuru Angin yang dulu mempunyai reputasi kurang baik. Peran saya sangat menantang di sini," ungkapnya.

Film produksi Universitas Halu Oleo, Asosiasi Tradisi Lisan dan Puskat Pictures ini diinspirasi dari kisah nyata perjuangan seorang bernama Puro yang berusaha memperbaiki etos kerja dosen dan anarkisme di dalam kampus. Bila tak ada aral melintang, drama yang juga dibintangi aktris Putri Ayudya ini bakal tayang di bioskop mulai 10 November mendatang. 

(kpl/abs/tch)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING