FILM INDONESIA

Jumlah Nominasi FFI 2018 Tak Seragam, Ini Penjelasan Ketua Komite Lukman Sardi

Sabtu, 10 November 2018 12:26 Penulis: Rezka Aulia

Lukman Sardi beri penjelasan sistem penentuan nominasi FFI tahun ini. (KapanLagi.com/Akrom Sukarya)

Kapanlagi.com - Festival Film Indonesia 2018 mengumumkan daftar nominasi dari 22 kategori untuk bersaing memperebutkan Piala Citra. Namun jumlah nominasi di tiap kategori rupanya tak seragam karena ada yang berjumlah sepuluh, tujuh, bahkan hanya tiga nama.

Lukman Sardi selaku Ketua Komite FFI 2018 menjelaskan bila film atau nama yang masuk nominasi dinilai dari kualitas. Sehingga bila nilai tak memenuhi standar dari hasil tabulasi, otomatis tak dimasukkan.

"Kita ngomongin kualitas. Makanya ada Delloite Consulting yang membantu tabulasi dari pilihan asosiasi profesi. Mereka menentukan limit nilai terendah karena kita bicara soal kualitas. That’s why pada saat kategori ada cuma tiga nominasi, karena di bawah itu nilainya tidak mencukupi untuk limit yang kita punya," kata Lukman usai pengumuman di Plaza Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat malam (9/11/2018).

1. Menjadi Tolok Ukur

Lebih lanjut Lukman Sardi mengatakan bahwa sistem seperti ini akan menjadi tolok ukur FFI di perhelatan tahun berikutnya. Sehingga memacu para sineas untuk membuat film yang lebih baik lagi.

"Kenapa sistemnya seperti itu karena kita mencari benchmark yang paling bagus. Ujung-ujungnya ini akan menjadi benchmark FFI tahun berikutnya. Kita nggak bisa mentoleransi nilai di bawahnya tapi tetap dimasukin. Ini akan mendorong semua sineas untuk memberikan yang terbaik," papar pemain puluhan judul film itu.

2. Baru Tahu Hasil Nominasi

Kepada awak media Lukman Sardi mengaku baru tahu mengenai tak seragamnya nominasi. Namun itu menjadi penting karena penilaian telah dilakukan secara demokratis.

Seperti diketahui hasil nominasi merupakan pilihan independen dari perwakilan asosiasi profesi. Data yang mereka submit kemudian ditabulasi oleh Delloite Consulting.

"Ini demokratis, nilai dari tabulasi akuntan publik. Saya aja baru tahu detailnya saat diumumkan padahal saya Ketua Komite," imbuh Lukman.

3. Voters Member FFI

Setelah diumumkan daftar nominasi yang diborong oleh film MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK, selanjutkan akan dilakukan vote oleh Member FFI dan Voters Mandiri yang terdiri dari berbagai kalangan untuk menentukan siapa yang layak mendapat Piala Citra.

"Setelah itu akan ada sistem vote yang dilakukan member FFI yang kalau kita total sebenarnya ada 500-an. Tapi belum semuanya bisa terlibat karena perlu sosialisasi terus menerus. Ini akan menjadi sesuatu hal yang demokratis, bukan asal-asalan karena voters kita udah tahu dia pernah menang Citra dan masuk nominasi, that’s mean valid," jelas Lukman.

"Lalu ada Voters Mandiri untuk memperkaya penilaian, kita perlu penilaian dari luar supaya lebih komplit dan bisa mempertanggungjawabkannya lebih luas. Voters Mandiri ini sembilan orang, kalau member FFI kurang lebih 100," tutupnya.


REKOMENDASI
TRENDING