FILM INDONESIA

'MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK' Wakili Indonesia di Oscar 2019

Rabu, 19 September 2018 13:30 Penulis: Rahmi Safitri

MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK © Icarus Films

Kapanlagi.com - Film MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK dipilih sebagai perwakilan Indonesia dalam ajang Academy Awards 2019. Film yang disutradarai oleh Mouly Surya itu akan bersaing dengan deretan film lainnya untuk menyabet penghargaan kategori Best Foreign Languange Oscar ke 91.

Film MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK dipilih melalui proses begitu panjang. Menurut Ketua Komite Seleksi Oscar 2019 untuk Indonesia, Christine Hakim mengatakan, film ini dipilih karena sesuai dengan kriteria Oscar kategori Best Foreign Film.

"Setelah dilakukan penilaian dengan seksama berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, Indonesian Academy Awards Selection Committee menetapkan film berjudul MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK," kata Christine Hakim di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2018).

"Jadi, kita memilih sesuai untuk Oscar. Setiap festival punya karakteristik berbeda. Ini bukan pemilihan seperti festival, dipilih yang terbaik. Ada unsur-unsur yang dipertimbangkan untuk kategori ini meliputi semua unsur. Baik dari tema dan semua unsur pendukungnya," tambah Christine Hakim .

1. Terpilih Dari 100 Film

Sebanyak 100 film yang masuk seleksi untuk mengikuti ajang tersebut. Namun, setelah proses begitu panjang film MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK terpilih mewakili Indonesia dalam ajang Academy Awards 2019.

"Ini kebeltulan kami ditunjuk untuk memilih film. Kalau bisa, kita memasukan dua atau tiga film. Cuma memang setiap negara bisa mewakili satu film," katanya.

2. Dianggap Memenuhi Kriteria

Anggota Komite Oscar 2019 sendiri berjumlah 13 orang, di antaranya Alim Sudio, Reza Rahadian, Benni Setiawan, Christine Hakim, Fauzan Zidni, Firman Bintang, Hardo Sukoyo, Yenny Rachman, Marcella Zalianty, Mathias Muchus, Roy Lolang, Thoersi Argeswara, Yudi Datau, dan Zairin Zain. Menurut Reza Rahadian, dipilih film MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK dilihat dari beberapa unsur, mulai dari jalan cerita, proses syuting, dan bahasa.

"Bisa dilihat dari syuting, bahasa, jadi itu menurut kami. Kriteria tentu ada regulasi yang ada di sana, persyaratan penayangan itu jadi bagian. Kriteria film-film Indonesia kemudian akhirnya kami mempertimbangkan, kategori film berbahasa asing," katanya.

Sebelumnya, Academy of Motion Pictures Arts and Sciences (AMPAS), selaku penyelenggara gelaran Academy Awards atau Oscar, untuk kali kesekian menunjuk PPFI untuk memilih satu film Indonesia, guna bertarung dikategori Best Foreign Language 2019. Proses seleksianya dimulai sejak 31 Agustus 2018 lalu.


REKOMENDASI
TRENDING