'PARA PEMBURU GAJAH' Siap Sambut Liburan

@falconpictures

Kapanlagi.com - Film anak berjudul PARA PEMBURU GAJAH siap tayang 26 Juni 2014. Film ini dipersiapkan khusus untuk menyambut libur sekolah dan awal puasa. Dengan cerita petualangan anak, PARA PEMBURU GAJAH juga menyelipkan pesan kepedulian pada lingkungan untuk kelestarian gajah. "Kondisi gajah sekarang sudah kritis sekali. Memang film ini sangat idealis, tetapi kalau kita tidak mulai alias saling tunggu, ya enggak akan pernah ada. Dengan harapan masyarakat yang nonton bisa lihat kondisi gajah di Indonesia saat ini," kata Frederica, Produser Falcon Pictures saat jumpa pers di Istana Gajah, Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, belum lama ini. Keprihatinan tentang kehidupan gajah Falcon Pictures ini mendapat dukungan dari WWF Indonesia. Dia berharap film ini bisa membangkitkan semangat masyarakat penyelamatan gajah Sumatera yang hampir punah. Meskipun memiliki misi sosial yang baik, namun cerita film ini tetap asyik diikuti sebagai film petualangan anak.

Film PARA PEMBURU GAJAH ingin sebarkan cinta kepada gajah. @FalconpicturesFilm PARA PEMBURU GAJAH ingin sebarkan cinta kepada gajah. @Falconpictures


"Film ini bercerita tentang lima orang anak yang bersahabat, berlibur ke hutan, camping. Terus tiba-tiba mereka lihat kecelakaan truk, dan ternyata truk itu membawa seekor anak gajah yang akan dijual. Dan petualangan dimulai dari situ. Anak-anak ini berupaya membawa anak gajah itu kembali ke habitat aslinya," ujar Hermawan, sang sutradara. Syuting bersama anak-anak dan anak gajah tentu merupakan tantangan tersendiri. “Anak gajah nggak bisa ngomong. Dan untuk syuting harus benar-benar mengandalkan pawangnya. Sementara anak-anak tahu sendiri imajinasinya, karena itu butuh kesabaran saat mengarahkan,” lanjut Hermawan. Syuting selama enam bulan di dalam hutan cagar alam banyak tantangan yang harus dihadapi. "Di Halimun itu, minyak saja beku saking dinginnya. Selain itu kita kan syuting sama anak gajah umur dua tahun, jadi kita mikirin dia banget. Kalau dia sudah ngantuk, lelah, stres, marah, ya sudah syuting selesai. Kalaupun dipaksa syuting, ya kita pakai boneka," kenangnya.

(kpl/uji/phi)

Rekomendasi

Trending