FILM INDONESIA

Perankan Sosok Ahok, Daniel Mananta Santai Hadapi Komentar Julid

Kamis, 08 November 2018 10:22 Penulis: Guntur Merdekawan

Daniel Mananta perankan sosok Ahok / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Daniel Mananta dapat tantangan berat untuk memerankan sosok mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahajapoernama atau Ahok pada film layar lebar bertajuk A MAN CALLED AHOK. Sepanjang proses syuting, Daniel tentunya harus mempelajari banyak hal mengenai Ahok, terutama kondisi keluarganya, mengingat film ini memang tentang drama keluarga.

Nah seperti diketahui, Ahok saat ini tengah mendekam di dalam tahanan pasca kasus penistaan agama. Hal itu tak lantas membuat Daniel kehabisan ide untuk mempelajari tentang sosok seorang Ahok.

"(Belajar) Dari Youtube kebanyakan dan gue perhatiin dia kalau Youtube dia di Jakarta itu pake Bahasa Indonesia banget. Tapi sebelum dia di Jakarta dan dia masih di Belitong itu beliau pake Bahasa Belitong banget," ujar Daniel ketika ditemui di acara press screening film A Man Called Ahok, di XXI Epicemtrum, Jakarta Sselatan, Senin (5/11).

1. Hadapi Komentar Julid

Seperti diketahui, Ahok sempat 'dimusuhi' oleh beberapa pihak tertentu karena kasusnya. Dan tentunya Daniel juga harus siap menghadapi konsekuensi untuk ikutan dihujat karena memerankan sosok Ahok. 

"Nggak ada (hujatan) yang signifikan. Komen julid ada, sebelum gue jadi Ahok pun ada. Tapi, Gue nggak akan bertahan 15 tahun kalau dengerin itu terus. Tapi nggak ada yang intens sih," sambungnya santai.

2. Terbantu Bimbingan Sutradara

Daniel awalnya ragu bisa memerankan sosok sebesar Ahok. Namun setelah bekerja dengan sang sutradara, Putrama Tuta secara langsung, Daniel pun mulai mempelajari banyak hal. Ia puas dengan hasil produksi akhirnya.

"Ekspektasi orang pertama lihat, kok Daniel Mananta yang jadi Ahok? Gue sendiri waktu pertama kali ditawarin casting buat jadi Ahok, 'Ah serius lu gue jadi Ahok?'. Jadi gue bersyukur banget ternyata dengan direction dari Pak Tuta, sutradaranya itu bisa membuat gue jadi mirip Pak Ahok. Karena dia ambil angle yang tepat, emosi Pak Ahok dari scene sebelumnya dan sesudahnya diarahin banget sama beliau. Ternyata sebagai aktor sulit banget untuk mempertahankan itu selama 90 menit film berlangsung. Gue bersyukur banget sebagai seorang aktor baru dapet arahan dari Pak Tuta itu sesuatu pelajaran luar biasa," pungkas pria berusia 37 tahun ini.


REKOMENDASI
TRENDING