Patrick Stewart - Ian McKellen Tak Tampil di 'X-MEN: APOCALYPSE'

Minggu, 18 Januari 2015 16:59 Penulis: Arai Amelya
Patrick Stewart - Ian McKellen Tak Tampil di 'X-MEN: APOCALYPSE' Patrick Stewart - Ian McKellen di X-MEN
Kapanlagi.com - Dibandingkan dunia superhero Marvel yang lain, para mutan X-Men memang mempunyai dunia tersendiri sehingga mereka mampu berdiri dalam sebuah saga film tunggal. Namun kini kabar terbaru dari X-Men mungkin bisa membuat fans Patrick Stewart dan Ian McKellen bersedih.

Aktor senior pemeran Profesor Charles Xavier dan Magneto itu dipastikan tak akan tampil di film X-MEN: APOCALYPSE. Kabar ini dipastikan Stewart yang ditanyai oleh Larry King mengenai dirinya akan tampil lagi sebagai Xavier atau tidak.

"Tidak. Tidak aku tak akan tampil di X-MEN: APOCALYPSE begitu juga dengan McKellen. Aku berpikir banyak soal itu semalam. Dan sepertinya akan lebih fokus pada masa-masa awal kehidupan karakter kami. Jadi kurasa kami tak akan tampil," beber Stewart panjang lebar, seperti dilansir Digital Spy.

Xavier dan Magneto muda di X-MEN: FIRST CLASSXavier dan Magneto muda di X-MEN: FIRST CLASS

Untuk itulah slot Xavier dan Magneto bakal diperankan oleh junior mereka. Seperti yang kamu tahu, versi muda Xavier sudah dua kali diperankan oleh James McAvoy dan versi muda Magneto dimainkan oleh Michael Fassbender di mana mereka berdua sudah pasti hadir kembali dalam X-MEN: APOCALYPSE.

Selain McAvoy dan Fassbender, nama-nama aktor muda lainnya seperti Jennifer Lawrence (Mystique), Nicholas Hoult (Beast) dan Evan Peters (Quick Silver) dipastikan bergabung dalam seri ketiga saga X-Men dalam timeline para mutan muda ini.

Sementara itu aktor INSIDE LLEWYN DAVIS yakni Oscar Isaac baru-baru ini resmi menjalin kontrak untuk berperan sebagai musuh utama dalam film tersebut yakni seorang mutan bernama Apocalypse. Sekuel ini juga akan fokus pada kisah cinta antara Mystique dan Magneto di mana Bryan Singer kembali duduk di bangku sutradara. Dijadwalkan X-MEN: APOCALYPSE akan rilis di Inggris pada 19 Mei 2016 dan di Amerika Serikat pada 27 Mei 2016.

(dig/aia)

Editor:

Arai Amelya


REKOMENDASI
TRENDING