Diduga Pukul Orang, Justin Bieber Tengah Diperiksa Pihak Berwajib

Kamis, 16 Februari 2017 14:08 Penulis: Natanael Sepaya
Diduga Pukul Orang, Justin Bieber Tengah Diperiksa Pihak Berwajib Justin Bieber © Splashnews

Kapanlagi.com - Rasanya kontroversi dan sejumlah masalah memang sudah menjadi hal biasa bagi Justin Bieber. Bukan cuma pada para fansnya saja, bahkan sikap penyanyi asal Kanada itu juga kerap membuat tetangga hingga orang-orang di sekitarnya merasa terganggu.

Yang terbaru dan dilansir dari Billboard, baru-baru ini Justin Bieber dikabarkan tengah di bawah pemeriksaan pihak berwajib. Pasalnya, Love Yourself hit maker ini dilaporkan atas dugaan pemukulan yang terjadi di Cleveland sekitar 8 bulan lalu.

Adalah Rodney Cannon, pria 34 tahun yang mengaku sebagai korban dari sikap kasar Justin Bieber. Lebih jauh, Cannon dilaporkan sudah mengisi berkas laporan Kepolisian Cleveland untuk masalahnya tersebut pada hari Selasa kemarin.

Justin Bieber dikabarkan melakukan pemukulan terhadap seorang pria di Cleveland sekitar 8 bulan lalu © SplashnewsJustin Bieber dikabarkan melakukan pemukulan terhadap seorang pria di Cleveland sekitar 8 bulan lalu © Splashnews

Menurut laporan Cannon, kejadian itu terjadi seusai pertandingan Cleveland Cavaliers pada tanggal 8 Juni tahun kemarin. Ketika berada di hotel, Cannon mengatakan kalau Justin Bieber mengambil kacamata lalu memukulnya. Ia juga berasumsi kalau salah satu bodyguard Biebs juga memukulnya.

Cannon juga mengatakan kalau ia sempat bergulat dengan Justin Bieber di lantai untuk menahan aksi sang pop-star. Lebih jauh, publisis Justin Bieber juga dilaporkan belum memberi jawaban atau komentar atas tuduhan yang dilayangkan pada kliennya.

Seorang petugas Polisi Cleveland juga mengaku kalau kejadian yang sudah terjadi sekitar 8 bulan tersebut sedang berada di bawah pemeriksaan. Kalau seandainya Bieber terbukti melakukan pemukulan, tentu hal ini akan menambah kesan buruk pada dirinya sendiri sebagai seorang idola kaum remaja.

(bil/ntn)

Editor:

Natanael Sepaya


REKOMENDASI
TRENDING