HOLLYWOOD

Kontroversi Harry Styles Diberi Julukan 'King of Pop', Keponakan Michael Jackson Tak Terima

Senin, 29 Agustus 2022 12:20

Harry Styles dapat julukan sebagai 'King of Pop' / Credit Foto: TPG Images

Kapanlagi.com - Kita semua tahu, di dunia musik julukan 'King of Pop' dipegang oleh almarhum Michael Jackson. Hal itu tak lepas dari riwayat karir sang legenda yang begitu mentereng dan tak bisa dipungkiri memberikan sebuah era baru di genre pop musik dunia.

Nah baru-baru ini, majalah musik populer, Rolling Stone membuat sebuah statement yang menggemparkan. Di salah satu cover edisi terbarunya, mereka dengan gamblang memberikan titel 'King of Pop' kepada Harry Styles.

Sontak cover edisi tersebut langsung menuai pro dan kontra dari para pecinta musik, tak terkecuali pihak keluarga Michael Jackson sendiri. Ya, keponakan Michael Jackson yang bernama Taj Jackson memberikan komentar yang lumayan keras.

"Tidak ada King of Pop yang baru. Kamu tidak memiliki titel tersebut @RollingStone, dan aku tidak mendapatkannya. Pamanku yang memilikinya, hasil dari dedikasi dan pengorbanan selama beberapa dekade," cuit Taj Jackson pada hari Selasa (23/8).

1. Bukan Menyerang Harry Styles Secara Personal

Tapi jangan salah dulu ya. Taj tidak menyerang Harry Styles secara personal. Ia hanya mengkritik statement Rolling Stone yang menyebut Harry sebagai King of Pop.

"Bukannya aku tak menghormati @Harry_Styles, dia itu sangat bertalenta. Beri dia titel uniknya sendiri," tutup Taj.

Cuitan dari Taj Jackson itu sendiri lantas mendapatkan puluhan ribu komentar dan likes. Sebagian besar dari mereka juga tidak setuju jika titel King of Pop dialihkan dari sosok Michael Jackson. Sementara itu, Harry Styles masih belum terlihat memberikan komentar apapun terkait hal ini.

2. Perjalanan Karir Harry Styles

Seperti yang Taj sebutkan, Harry Styles memang bukan penyanyi sembarangan di industri musik. Ia telah mendapatkan segudang prestasi gemilang di sepanjang karirnya, baik secara individu maupun bersama grup One Direction.

Harry memulai karir bermusiknya tahun 2010 silam di ajang X Factor British. Kala itu, Harry gagal menjadi juara, namun diajak untuk membentuk sebuah boyband bernama One Direction, yang singkat cerita menjelma jadi salah satu boyband terbesar di dunia.

Tahun 2016, One Direction memutuskan untuk hiatus. Masing-masing personelnya pun memilih untuk bersolo karir, tak terkecuali Harry Styles. Tahun 2017, Ia merilis album debut solonya di bawah label Columbia Records.

Debut Harry itu sendiri cukup fenomenal, di mana album yang dirilisnya jadi salah satu dari world's top-ten best-selling albums of the year. Sementara itu, single hits-nya Sign of the Times sukses memuncaki UK Singles Chart.

Dua tahun setelahnya, Harry Styles merilis album keduanya; FINE LINE. Mengikuti kesuksesan album sebelumnya, FINE LINE berhasil memuncaki US Billboard 200 dan memecahkan berbagai rekor lainnya.

Singkat cerita, tiap karya yang dirilis Harry Styles selalu fenomenal dari sisi penjualan dan streaming. Sejalan dengan itu, Harry juga dianugerahi berbagai penghargaan individu bergengsi seperti 2 Brit Awards, 1 Grammy Award, 1 Ivor Novello Awards, dan 1 American Music Award.

Harry Styles juga sempat terjun ke dunia akting di tahun 2017 lewat film DUNKIRK. Di luar akting dan karir bermusiknya, Harry juga dikenal karena fashion-nya yang extraordinary, Ia juga jadi cowok pertama yang muncul sebagai cover majalah Vogue.

Mungkin dari sederet riwayat mentereng di atas itulah majalah Rolling Stone menyematkan title 'King of Pop' untuk Harry Styles. Tapi kalau menurut KLovers sendiri gimana? Cocok nggak sih Harry Styles dijuluki sebagai 'King of Pop'? Tulis komentarmu ya!

3. Harry Styles Ketika Masih Ikut Audisi X Factor British

4. Harry Styles Bergabung dengan One Direction

REKOMENDASI
TRENDING