SELEBRITI

Tak Merasa Bersalah, Ahmad Dhani: Saya Tidak Pernah Benci Orang Tionghoa

Senin, 28 Januari 2019 18:30 Penulis: Rahmi Safitri

Ahmad Dhani © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Lewat sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019), Ahmad Dhani dinyatakan bersalah atas tuntutan ujaran kebencian gara-gara kicauan yang pernah dibuatnya di Twitter. Setelah persidangan, Dhani pun langsung dibawa ke LP Cipinang dengan mobil tahanan.

Sebelum berangkat menuju LP Cipinang, Dhani pun sempat memberikan pernyataan kepada media yang menunggunya. Sebagai warga negara Indonesia, suami Mulan Jameela ini pun menyatakan akan mengikuti mekanisme hukum yang berlaku.

"Semua proses hukum ada mekanismenya dan kita akan menjalankan semua mekanismenya. Kalau kita tidak puas sama putusannya yang pertama, ya kita lakukan upaya hukum lainnya," ujar Dhani.

1. Tak Merasa Lakukan Ujaran Kebencian

Walaupun dinyatakan bersalah oleh majelis hakim, Ahmad Dhani tetap yakin kalau dirinya tidak pernah melakukan ujaran kebencian karena merasa tak membenci orang Tionghoa. Ia yakin sekali tak ada dalam sejarah hidupnya benci kepada orang Indonesia keturunan Tionghoa.

"Saya tidak pernah merasa membenci orang Tionghoa. Partner bisnis saya orang Tionghoa. Saya juga tidak mungkin melakukan ujaran kebencian terhadap orang Katolik, tante saya Katolik, oma saya Katolik, sepupu saya Katolik. Kalau saya dianggap melakukan ujaran kebencian kepada suku dan ras ya salah karena saya tidak punya record, gitu aja. Saya akan melakukan upaya-upaya hukum terhadap mekanisme yang ada," kata Dhani.

2. Tetap Ikut Pileg?

Seperti kita ketahui, Dhani sekarang memang fokus terjun ke dunia politik. Lalu masihkah Dhani akan tetap ikut pemilihan legislatif dengan statusnya sebagai terdakwa?

"Ya kalau dalam undang-undangnya selama belum inkrah ya masih bisa (ikut pileg). Ini kan baru keputusan tingkat pertama, masih ada tiga tingkat lagi. Kalau ditanya saya puas atau nggak, ya tentu kalau kita banding ya berarti kita tidak puas dong. Jangan ditanya lagi. Kita sekarang akan menuju kejaksaan untuk melakukan proses-proses yang dibutuhkan," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING