SELEBRITI

Arda, Bocah Tunanetra Didikan Didi Kempot Bakal Turut Ramaikan Konser 'Ambyar Tak Jogeti' di GBK

Rabu, 27 Mei 2020 20:44

Didi Kempot - Arda ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sulkarya

Kapanlagi.com - Bagi para Sobat Ambyar, pastinya sudah tak asing lagi dengan nama Arda. Ya, bocah tunanetra salah satu didikan Didi Kempot ini turut meramaikan konser tribute 30 tahun Didi Kempot di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kabar ini disampaikan langsung oleh istri mendiang Didi Kempot, Yan Vellia. Di instagramnya, ia menuliskan bahwa Arda adalah salah satu pionir dalam konser Ambyar Tak Jogeti yang akan digelar pada November 2020 mendatang.

Sang pionir, kecil kecil cabe rawit.. artis didikan sang maestro.. yg ikut mengisi tribute sang maestro 30 thn berkarya... semangat le mewujudkan mimpi almarhum komandan," tulis Yan Vellia di instagramnya.

1. Pertemuan Didi Kempot dan Arda

Pertemuan Arda dan Didi Kempot ini diceritakan oleh seroang netizen di twitter. Singkat cerita, saat itu ada konser Didi Kempot di sebuah kampung, dan tak sengaja, Arda diminta untuk nyanyi di sela waktu istirahat Didi Kempot.

Menyadari suara bocah tunanetra itu sangat merdu, Didi Kempot pun tertarik agar Arda menyanyikan lagu ciptaannya. Dan benar, ketika lagu Tatu yang dinyanyikan Arda rilis, lagu ini pun langsung meledak.

Setelah Didi Kempot meninggal dunia, banyak netizen dan Sobat Ambyar  yang mendoakan agar Arda bisa menjadi penerus dari The Godfather of Broken Heart itu.

2. Konser Ambyar Tak Jogeti Bakal Hardirkan Didi Kempot

Tak hanya Arda, Didi Kempot juga akan dihadikan pada konser tribut 30 tahun bertajuk Ambyar Tak Jogeti itu. Hal ini pun dikabarkan langsung oleh promotor konser Didi Kempot. 

Dian Eka Yanto mengatakan konser itu akan menjadi penghormatan kepada mendiang Didi Kempot. Dengan konsep hologram yang akan disuguhkan dalam konser yang digelar 14 November 2020 itu, Didi Kempot seolah dihadirkan dalam perhelatan tersebut.

"Ya memang rencananya seperti itu, tetap berjalan. Yang pasti nanti ada beberapa penyanyi untuk tribute beliau, yang kedua konsep hologram, satu banding satu hologram," kata Dian Eka Yanto saat dihubungi melalui sambungan telepon belum lama ini.


REKOMENDASI
TRENDING