Badai: Kalau Sammy Depresi, Itu Hanya Alibi
Badai Kerispatih.
Kapanlagi.com - Kabar yang menyebutkan vokalis group band Kerispatih, Sammy mengalami depresi akibat pembagian manajemen fee yang tidak adil dibantah oleh Badai yang juga motor dari Kerispatih. Menurut Badai, dirinya justru bingung dengan kondisi Sammy yang mengaku mengalami depresi karena diperlakukan tak adil, hingga ia sampai terjerumus ke dalam dunia narkoba."Kita bingung Sammy depresi, setelah tes urine keluar, kita dapat info dari Polres sudah TO (Target Operasi) sejak lama, pertama Sammy dijebak bukan barang Samny, kedua setelah ditahan dan positif pakai narkoba, alasan pembagian fee tidak adil dan tidak diperhatikan, sepertinya itu cuma alibi," ujar Badai blak-blakan."Kalau ada berita Sammy sebel sama kita depresi sama kita, kok bisa, selama 7 tahun yang kita kenal Sammy orangnya ceria, bahkan terlalu ceria. Sammy sebagai frontman kita perlakukan istimewa, dari disiplin waktu, kalau bangun tidur kita bangunin," lanjutnya saat ditemui di kantor Nagaswara record Jl. Johar Baru No. 4 Jakarta Pusat, Senin (8/02).Perihal denda yang diajukan manajemen Kerispatih kepada Sammy karena menggunakan narkoba, keyboardist itu menuturkan, denda itu hanya dalam draft perjanjian antara personil dan manajemen Kerispatih, namun kisaran denda yang besarnya Rp500 juta tersebut, Sammy tidak mau menandatangani padahal untuk kebaikan para personil Kerispatih."Didenda Rp500 juta untuk yang lain Rp1 miliar pun mau tanda tangan. Tapi Sammy nggak berani tanda tangan, apakah karena itu surat yang kami keluarkan cuma draft, tidak diharuskan hari ini harus ditandatangani. Angka tersebut untuk kenyamanan bersama dan seharusnya untuk Kerispatih draft itu dibuat. Surat itu dibuat sejak transisi kasus Sammy pertama dan kedua," tandasnya.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/buj/bar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
