SELEBRITI

Bams Mantan Vokalis Grup Band Samsons Beberkan Penyebab Kanker Langka yang Sempat Diidapnya

Jum'at, 26 Februari 2021 14:33

Bams ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Lama tak terdengar kabar, mantan vokalis grup band Samsons, Bams mengejutkan publik beberapa waktu lalu karena ia divonis mengidap kanker langka meski dirinya sangat menerapkan gaya hidup sehat. Tentu saja karena hal itu, ia merasa sangat syok dan sempat terpukul.

"Kemaren waktu tahu kena kanker sempat down siapa yang nggak down. Namanya juga udah jaga kesehatan nggak minum, kena kanker, bete dong, mending gua minum sama yang aneh-aneh aja sekalian," kata Bams saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/2).

1. Kondisi Sudah Lebih Baik

Kini tampak kondisi lelaki dengan nama asli Bambang Raguna Bukit itu sudah jauh lebih baik setelah melakukan operasi pengangkatan sel kanker yang dialaminya. Ia pun menceritakan penyebab kanker yang diidapnya tersebut.

"Dulu gua terlalu forsir olahraga, kalau sekarang nggak. Kategori terlalu dan nggak apa sih? Kalau dulu gua sebelum kerja olahraga dan pulang olahraga, enam kali dalam seminggu," ungkap Bams.

"Pas divonis kanker kulit dan otot, pasti gua riset. Abis itu dan kanker gua kenanya malah ke orang sehat. Malah kebanyakan atlet dan orang yang kena banyak benturan dan terlalu diforsir. Rata-rata kenanya ke orang yang umurnya di bawah 40 tahun dan orang yang sangat aktif," lanjutnya.

2. Kemungkinan Bisa Kambuh Lagi

Meskipun sudah jalani operasi pengangkatan sel kanker, namun Bams sendiri tak menutup kemungkinan bahwa penyakitnya itu bisa kambuh lagi. 

"Operasi, namanya kanker ketika udah dibilang bersih tetap bisa kambuh itulah kanker, kalau dibilang sehat sekarang ya sehat," tutur pria 37 tahun itu.

3. Jaga Mood Dan Sharing ke Orang Terdekat

Bams pun menyebut faktor level stres dan galau bisa jadi penyebab kanker yang pernah dialaminya kambuh. Untuk menghindari hal tersebut, sebisa mungkin ia menjaga mood dan kondisi pikirannya dengan cara sharing ke orang terdekat.

"Cuma kalau gua banyakan stres dan galau bisa kambuh lagi. Itu jeleknya kanker apa pun itu. Mau ganas atau nggak ganas, gua kemaren nggak ganas tapi unik, kemungkinan yang kena dikit. Di dunia cuma 8 ribu orang seluruh dunia. Makanya gua sering sharing sama orang, banyak meditasi dan berpikir logika. Hatinya di jaga," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING