SELEBRITI

Ceritakan Banyak Pengalamannya Selama Jadi Aktor, Tegar Satrya Pernah Jadi Seorang Gay

Selasa, 30 Juni 2020 23:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Istimewa

Kapanlagi.com - Tegar Satrya Mengaku banyak pengalaman unik selama berkecimpung di dunia entertain, khususnya dalam industri film tanah air. Dari sekian banyak tokoh yang ia mainkan dalam beberapa film layar lebar, diakui Tegar ketika ikut ambil peran di film Remember The Flavor jadi suatu hal sulit untuknya.

Pasalnya di film garapan sutradara Dyan Sunu Prastowo ini, Tegar memainkan tokoh bernama Imam Fahroni yang merupakan seorang homo seksual alias gay. Baginya, yang membuatnya sangat berat memainkan tokoh ini adalah perjuangannya dalam mengeksplorasi karakter tersebut.

"Di film Remember The Flavor saya berperan sebagai gay, jelas perjuangannya untuk bisa mengeksplorasi karakter tersebut lumayan berat. Karena terus terang di kehidupan nyata saya tidak di ranah itu," ungkap Tegar Satrya saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (30/6).

"Tapi saya harus bisa berperan dan masuk ke ruang lingkup aspek kehidupan orang lain gitu. Yang di mana jauh dengan kehidupan nyata saya. Mau nggak mau kan saya harus eksplorasi, belajar banget tatanan hidup mereka (gay) tuh kayak gimana dan itu agak berat sih sebenarnya buat saya," lanjutnya.

 

 

1. Wawancara Seorang Gay

Bahkan, untuk mendalami perannya pria berusia 37 tahun ini sampai harus menginterview seorang gay. Meski menemui banyak kendalam untuk memainkan karakter tersebut, selama syuting Tegar untungnya mampu memainkan tokoh tersebut dengan baik.

"Itu untuk mengeksplorasinya saya sampai menginterview korbannya dan saya ngobrol, diskusi dengan psikologi dan ternyata memang wah sebegini seramnya ya buat saya. Sampai akhirnya saya ngomong ke director saya pada saat itu mengenai karakter ini, dan ini itu segala macam dan ya udah kita mainkan aja. Allhamdulillah produksi lancar," ujarnya.

2. Terima Hujatan

Tak hanya itu, banyak berperan sebagai tokoh antagonis ditambah memerankan sesosok homo seksual bintang film The Raid ini pun harus menerima hujatan dari natizen. Meski demikian, baginya hal itu biasa karena hujatan tersebut adalah tanda bahwa ia sukses memainkan karakter tersebut.

"Saya juga mendapatkan hujatan-hujatan pada saat itu, karena motivasinya kan memang gitu. Kalau saya bermain jadi orang jahat, lalu ada komentar di medsos dihujat gitu artinya penyampaian hasil kerja saya sampe ke mereka, dan bisa mengulik emosi si penonton," pungkasnya.

(kpl/irf/frs)

Reporter: Irfan Kafril


REKOMENDASI
TRENDING