Defensif, Pengacara Piyu Tak Ungkap Jawaban Flo di Sidang

Minggu, 13 Desember 2015 19:15 Penulis: Ahmat Effendi
Defensif, Pengacara Piyu Tak Ungkap Jawaban Flo di Sidang Piyu Padi ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Tengah menghadapi proses perceraian dengan istrinya, Anastasia Florina Limasnax, Piyu sempat mengganti pengacara dari Heri Syamsuri Halim ke Arisakti Prihatwono. Dua pengacara tersebut memiliki sikap yang cenderung berbeda ketika berbagi informasi dengan media. 

"Agenda hari ini replik, dari jawaban kita. Pihak Flo sudah memberikan replik (jawaban atas jawaban dari kita). (Piyu) Berharap bisa bersatu kembali. Tapi kalau ada keinginan dari Mbak Flo dan Mas Piyu ya. Berharap yang terbaik saja. Saat sidang mengagendakan kesaksian, dia akan hadir. Rabu depan itu duplik, menjawab replik Mbak Flo," ujar Arisakti usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/12).

Jika pengacara sebelumnya cukup kooperatif dalam memberikan pernyataan terkait apa yang terjadi usai sidang, tak demikian kali ini. Pengacara Piyu tak bisa mengungkap apa jawaban Flo di sidang. "Belum bisa diberi tahu (jawaban Flo). Itu sudah masuk materi," tuturnya.

Rumah tangga berantakan, Piyu harus menjalani sejumlah rangkaian sidang cerai berdasar gugatan istri. ©KapanLagi.com/Agus ApriyantoRumah tangga berantakan, Piyu harus menjalani sejumlah rangkaian sidang cerai berdasar gugatan istri. ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Begitu juga terkait tuntutan yang diajukan kedua belah pihak selama berlangsungnya sidang. Bahkan klien tersebut mengaku tak tahu apa saja yang telah dilakukan oleh sang klien demi mempertahankan rumah tangga.

"Belum bisa dibuka, sifatnya masih tertutup. Tanya Mas Piyu saat sidang kesaksian nanti. Kami tidak tahu apa saja upaya Mas Piyu untuk mempertahankan pernikahan," ujarnya.

Selain jadwal tak banyak hal dibuka oleh pengacara Piyu terkait masalah yang dihadapi kliennya. Ia tak mau mengungkap materi selama persidangan, begitu juga dengan hal-hal lain terkait permintaan uang gono-gini, masalah KDRT ataupun isu orang ketiga.

"(Materi) Belum bisa diungkapkan juga. Berharap kembali baik-baik, tapi kalau pisah ya berpisah secara adil," tuturnya.

"Saya tidak bisa menjawab pasti soal itu (permintaan uang, kdrt dan orang ketiga). Ini hanya persoalan rumah-tangga saja kok. Itu cukup dalam analisanya. Ada juga pemikiran seperti itu. Tapi kami belum sampai ke sana dan tidak ada kapasitas menjawab itu," tandasnya.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING