Demi Label Baru, Adjie Notonegoro 'Gerilya' di Tanah Abang
Adjie Notonegoro
Kapanlagi.com - Bersamaan dengan meluncurkan label terbarunya, Labella, Adjie Notonegoro melakukan inovasi dengan memasarkan baju rancangannya ke target pasar yang lebih luas. Sebagai langkah awal, Adjie membuka outlet yang menjual baju dengan harga terjangkau sampai berkeliling ke daerah Tanah Abang."Saya mencoba keliling di Tanah Abang dan saya ingin tahu berapa kualitas harga di sana tetapi saya kepengen dengan harga sama tapi kualitasnya harus jauh lebih bagus," tutur Adjie. Bagi Adjie, Tanah Abang adalah pusat terbesar perdagangan kain dan baju se-Asia Tenggara. "Saya pengen semua orang memiliki baju saya," tambahnya saat ditemui di Teabox Cafe, Jakarta Selatan, Rabu (24/3).Banting setir memproduksi baju jumlah besar seperti ini diakui Adjie bukan karena takut bersaing dengan para desainer muda. "Saya ingin Indonesia punya produk tersendiri yang sangat bagus. Saya ingin membantu agar Indonesia bisa mendapat masukan yang bagus, dan saya kepengen Indonesia tidak kalah dengan produk bangsa lain," tuturnya. Hal lain yang membuat Adjie nekat membuat label ini adalah maraknya produk buatan Cina yang membanjiri pasar domestik. Adjie tidak ingin orang Indonesia melupakan produk dalam negeri. Adjie akan memproduksi 10 model baru setiap harinya. Harganya pun terjangkau, sekitar 100 ribu dengan pembelian minimal 3 baju. Untuk menghindari penjiplakan, Adjie akan membuat sebuah label khusus. "Di label kita akan menggunakan Labella Adjie Notonegoro agar tidak bisa disamakan dengan yang lain, Labella berwarna putih dasarnya warna hitam dan nama saya selalu berwarna merah," pungkasnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/gum/dka)
Advertisement
