Dituduh Komunis, Eros Djarot Akan Lapor Presiden
Kapanlagi.com - Sineas terkemuka, Eros Djarot, yang juga Ketua Umum Partai Nasional Banteng Kerakyatan Indonesia (PNBK) mengklarifikasi tuduhan bahwa ia komunis adalah tidak benar, dan dirinya serta partainya sangat menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideologi negara.Pembuatan film LASTRI oleh Eros Djarot di Solo berbuah tuduhan kepadanya sebagai penyebar paham komunis. "Kalau perlu kita akan menghadap Presiden SBY untuk menanyakan masalah ini, ini ada apa," tanya Eros di kantor PNBK, Jakarta, Jumat.Ia merasa ada desain besar dalam masalah ini sehingga tidak bisa diselesaikan dengan sederhana. "Ini hanya trigger, ada grand design dalam masalah ini, ini harus diwaspadai," tegasnya.Menurutnya, perlakuan ini pernah terjadi sebelumnya pada awal masa pemerintahan orde baru. Partai nasionalis saat itu juga mengalami tuduhan-tuduhan seperti itu, agar para penganut paham nasionalis ini tidak berkembang dan keluar dari kancah perpolitikan.Eros menyesali tindakan aparat kepolisian yang bersikap tidak melindungi ketika ia didemo di Solo, bahkan dinilai olehnya, pihak kepolisian bekerja sama untuk menghentikan pembuatan filmnya, bukannya melihat masalah yang lebih besar dalam kasus ini.Eros menilai kejadian ini merupakan sebuah manuver politik dari orang-orang yang tidak ingin partainya, PNBK, mendapatkan pemilih yang banyak. "Ini desain untuk membuat kaum nasionalis dalam pemilu tidak mendapat suara yang banyak," tambah Eros.Selain itu Eros juga meminta Kapolri untuk memberikan penjelasan mengapa pihak kepolisian tidak memberikan penyelesaian yang memuaskan. "Kepolisian hanya meminta untuk menghentikan pembuatan film, padahal masalah ini tidak sesimpel itu, ini masalah ideologi," tegasnya.Samsunar, Wakil Sekjen PNBK mengatakan, dimunculkan rekayasa politik dalam bentuk fitnah oleh kelompok tertentu dengan menaruh cap Eros Djarot sebagai penyebar paham komunisme."Kami harus menyatakan ini sebagai kerja politik yang bertujuan membuka jalan yang lebih besar untuk membuka jalan kemenangan ideologi tertentu," ujar Samsunar.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/bun)
Advertisement
