Dr. Boyke Ogah Poligami

Kapanlagi.com - Usia 50 tahun bagi seksolog terkemuka tanah air, Dr. Boyke Dian Nugraha menjadi fase keemasan. Hampir semua yang dicita-citakan telah tercapai. Karirnya sebagai pakar seksolog membawanya ke pucak popularitas. Semua seminar ataupun sarasehan disambanginya. keluarga harmonis, bahagia dan utuh berada dalam perkawinan selama 21 tahun.

Keluarga menjadi segalanya bagi dokter yang mengawali karirnya sebagai kepala puskesmas di wilayah Lampung. "Sebuah kesuksesan tak mungkin kita capai tanpa dukungan keluarga terutama seorang wanita atau istri. Karena tidak ada seorang laki-laki sukses tanpa wanita kuat disampingnya," ujar Dr Boyke seusai merayakan ultah ke 50 dan ultah perkawinan ke 21, beberapa waktu lalu.

Terlepas dari pro dan kontra masalah poligami, dengan tegas Dr. Boyke menolak untuk melakukan hal tersebut. "Saya menjadi besar karena istri saya. Kalau untuk melakukan poligami, sepertinya tidak mungkin saya lakukan. Diusia 50 tahun in, seandainya, harus berpisah,hanya kematian yang memisahkan bukan perceraian," tandasnya.

Sampai sekarang dokter berkaca minus ini, masih teringat akan perjuangan istrinya dalam mendukung perekonomian keluarga dengan berjualan gorengan saat masih dinas di puskemas. "Kalau dilihat sekarang ini mungkin berbalik 180 derajat. Segalanya telah tercapai, apalgi dari sisi materi. Tapi dalam kehiudpan tak ada sesuatu yang sempurna, pasti ada sisi kurangnya. Seperti perhatian keluarga karena berbagai aktivitas saya yang musti dijalani," ungkapnya. Atas keluhan istri pula, Dr Boyke mengaku mulai mengurangi berbagai aktivitasnya, untuk lebih perhatian lagi pada keluarga.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kl/wwn)

Rekomendasi
Trending