SELEBRITI

Ernest Prakasa Coba Patahkan Standar Kecantikan di Industri Hiburan Lewat 'IMPERFECT THE SERIES'

Kamis, 14 Januari 2021 16:47

Ernest Prakasa ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Ernest Prakasa menjadi penulis skenario serta produser eksekutif IMPERFECT THE SERIES yang menyorot kehidupan Geng Kosan berpersonelkan Neti, Maria, Endah dan Prita. Lewat series yang merupakan spin off dari film IMPERFECT ini, Ernest ingin robohkan standar ganda yang berlaku di industri.

Pertama, ia memakai empat aktris yang namanya belum begitu populer sebagai pemeran utama. Kedua, para pemeran seperti Kiky Saputri, Aci Resti, Neneng Risma Wulandari dan Zsa Zsa Utari sengaja dipilih untuk patahkan standar kecantikan di masyarakat.

"Terlibat serial ini saya merasa luar biasa bangga, bersyukur. Karena bukan hal yang mudah, yang lazim, sebuah serial mengedepankan pemain yang unknown, yang bukan bintang besar. Cewek-cewek ini bukan cewek-cewek cantik seperti beauty standart yang bertebaran di iklan produk kecantikan," tutur Ernest dalam jumpa pers via Zoom, pada Rabu (13/1/2021).

"Mereka ini unik sekali. Kesempatan hadirkan serial ini adalah privilege yang luar biasa," sambungnya. 

1. Sejak Proses Reading

Ernest Prakasa melihat potensi Geng Kosan untuk dieksplor lebih jauh dalam bentuk serial sudah muncul sejak proses reading untuk filmnya. Meski di versi film Kiky Saputri dan yang lain sudah mencuri perhatian, namun masih banyak hal bisa dieksplore.

"Awal ide serial ini muncul pas persiapan IMPERFECT. Jadi pas reading melihat chemistry mereka berempat yang nge-blend, saya udah feeling kalau mereka bisa dieksplor lebih jauh karena di film nggak punya ruang cukup banyak," jelas suami Meira Anastasia ini.

"Walau di film mereka mencuri perhatian, tapi menurut saya mereka layak dapat panggung lebih besar. Lalu saya bilang ke Pak Parwez (produser), kalau mereka berempat punya potensi untuk dijadikan serial," imbuhnya.

2. Sutradara Perempuan

Ernest Prakasa mempercayakan serial sebanyak 12 episode yang akan tayang di We TV ini untuk dinakhodai oleh Naya Anandita. Mengingat tema yang diemban, alangkah perlu bila series tersebut dikerjakan oleh sutradara perempuan.

"Saya senang mengasih kesempatan sutradara perempuan untuk direct serial ini. Karena angkat isu soal body shaming, beauty standart, insecurities, makanya paling tepat dibawakan sutradara perempuan," tandas Ernest.


REKOMENDASI
TRENDING