SELEBRITI

GAC Ungkap Alasan Penyanyi Asian Games 2018 Lipsync

Jum'at, 24 Agustus 2018 15:59 Penulis: Dhefa Mauren Roos Mary

Via Vallen © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Gelaran pesta olahraga Asian Games 2018 menuai sensasi. Pada opening ceremony, para penyanyi pengisi acara ini disebut melakukan aksi lipsync. Salah satunya adalah Via Vallen.

Penyanyi dangdut pendatang baru ini dikritik habis-habisan oleh netizen yang mengetahui kalau ia lipsync. Melihat banjirnya respon negatif ini Via Vallen sampai meminta maaf.

1. Semua penyanyi melakukan lipsync

Ternyata bukan hanya Via Vallen saja yang lipsync. Hal ini diungkapkan oleh para personil GAC yang turut tampil pada gelaran tersebut. "Semua orang yang perform di situ kita semua taping recorded," ungkap Cantika saat dijumpai di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (23/8).

2. Alasan lipsinc

Jelas hal ini dilakukan karena alasan. Karena bukan hanya 1 penyanyi, tapi semuanya. Gamaliel yang juga berada bersama Cantika dan adiknya, Audrey, membuka alasan kenapa para penyanyi Asian Games 2018 kompak lipsync. Menurut Gamaliel, "justru bentuk dari kita lipsync itu adalah bentuk untuk memaksimalkan acara, karena itu beribu-ribu dancer semua pakai earpeace semua jadi sinyal yang muter-muter semua itu kalau kita live akan bertabrakan dan bakal mengacaukan acaranya."

Kini giliran Cantika berpendapat. Mari kita simak baik-baik. "Intinya kita ada di segmen yang ada 3000 penari di mana semua penari masing-masing pake ear monitor jadi kebayang gak sih itu sinyalnya kayak gimana kalau misalkan kita harus dengan microphone semuanya pegang sendiri, ear monitor sendiri di mana vokal aku harus lebih gede dari vokalnya rosa atau vokalnya siapa. Itu kemungkinan untuk berantakannya akan lebih besar. Which is kan ini untuk dunia kita bilangnya jadi gitu loh kenapa dari awal udah dibilang sama panitia penyelenggara bahwa semua pasti akan pre-recorder sih."

3. Lipsync adalah hal lumrah

Audrey kembali menambahkan. Katanya lipsync adalah hal yang lumrah untuk dilakukan oleh para pengisi acara, terutama penyanyi. Pastinya ada alasan kuat yang melatarbelakangi tindakan lipsinc ini. "Acara-acara sebesar itu (Asian Games 2018), di luar sana (di luar negeri) pun itu sudah sangat pasti lumrah sih untuk kayak pre-recorded gitu sebenarnya," sambungnya.

Bukan hanya itu, Audrey juga buka suara terkait alasan lain yang memungkinkan penyanyi untuk lipsync. Misalnya saja kondisi tubuh yang tidak prima. Karena kalau dipaksakan untuk tetap menyanyi yang jelas membutuhkan kondisi fisik yang kuat justru akan berakibat fatal. Sebut saja efek buruk pada pita suara.

Karena seperti yang kita tahu kalau pita suara adalah modal utama para penyanyi. Kerusakan pita suara artinya penyanyi tersebut harus beristirahat dari aktifitasnya menyanyi, bahkan bicara sekali pun. Itu pun membutuhkan waktu yang tidak sebentar.


REKOMENDASI
TRENDING