Gading Marten Salurkan Hasrat di Lapangan Hijau

Kamis, 20 Mei 2010 19:05 Penulis: Mahardi Eka
Gading Marten Salurkan Hasrat di Lapangan Hijau Gading Marten di MU Cafe Foto: Hendra Gunawan
Kapanlagi.com - Kegemaran Gading Marten akan sepak bola membuat presenter yang satu ini diminta menjadi pembicara dalam Talk Show Bola Indonesia dan Launching BUKU SERI SEPAK BOLA.

Gading tercatat sebagai anggota SFC (Selebritis Football Club) di mana ia rutin seminggu sekali melatih kemampuannya memainkan si kulit bundar. Namun, untuk serius menjadi pemain sepak bola profesional, presenter yang satu ini menolak lugas.

"Umur produktif gue udah ga bisa. Usia produktifnya 19-23 thn, jadi pemain bola dah telat banget. Dan itu angkanya udah lewat," ungkapnya ketika ditemui di MU Cafe, Rabu (19/05).

Tapi jangan salah, Gading pernah mengikuti turnamen sepak bola artis se-asia. Pertandingan ke Medan atau ke luar negeri pernah ia lakoni bersama SFC.

"Di situ gue berasa jadi pemain bola beneran. Naik bus bareng-bareng, rame-rame. Pengalaman yang paling berharga itu waktu gue kaya pemain bola beneran. Ada ruang tunggu khusus pemain, baris, berdiri, berjejer, foto dulu, terus nyanyiin lagu Indonesia Raya, baru kita main. Persis kaya pemain bola piala dunia deh. Waktu itu gue main sama temen-temen artis sama Rico Ceper, Gugun Gondrong, bang Gusti. Kita main lawan Malaysia, Hongkong, Singapura," ceritanya dengan bersemangat.

Dari turnamen tersebut, Gading dkk berhasil menyabet juara 3. Sedang untuk turnamen intern di SFC, Gumelar Cup, Gading sudah sering mendapatkan gelar juara 1 atau 2. Bermain sepak bola, diakui Gading, membuat hasrat terpendam yang ada dalam dirinya tersalurkan.

"Ketika gue di lapangan bola, gue nggak mikir syuting atau kerjaan yang lain. Enak banget dah," ujarnya.

Hobi yang ia tekuni dari kecil ini nyatanya pernah mengakibatkan dirinya cedera. "Saya pernah cedera engkel. Cedera engkel paling ga enak, karena bikin trauma. Karena kalau udah sembuh pasti bikin takut. Tapi gue ngga kapok," ungkapnya.

Karena semangatnya yang membara tersebut, Gading memilih menjadi pemain penyerang. Sampai kini ia sudah berhasil mencetak gol lebih dari 10 kali. Karena obsesi menjadi pemain bola tidak kesampaian, ia berharap anaknya nanti juga mengikuti jejaknya.

"Anak gue harus hobi main bola. Harus ngelebihin gue main bolanya," pungkasnya.    

(kpl/hen/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING