Hidup Jadi Berantakan, Peppi Piona Gugat Metro TV

Selasa, 02 Juni 2015 19:35 Penulis: Ratih Adiwardhani
Hidup Jadi Berantakan, Peppi Piona Gugat Metro TV Peppy Piona ©KapanLagi.com®/Busan
Kapanlagi.com - Sutradara Peppi Piona beserta tim kuasa hukumnya, Minola Sebayang mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Barat untuk mendaftarkan gugatannya pada Metro TV atas kasus pencemaran nama baik. Perseteruan Peppi Piona dan Metro TV berawal dari kesalahan editorial Metro TV yang menayangkan wajah Peppi Piona sebagai pelaku bom buku 2011 silam, padahal seharusnya pelaku tersebut adalah Peppi Fernando.

"Jadi ini berawal tahun 2011 bulan April, terkait kasus bom buku. Tiba-tiba ada headline news dari Metro TV, tanpa konfirmasi, ditayangkan pelaku bom buku itu adalah sutradara inisial P dan ditayangkan wajah Peppi Piona ini," ujar Minola Sebayang di Pengadilan Jakarta Barat, Senin (1/6).

Setelah pemberitaan tersebut, anak dari almarhum Nasri Cheppy ini mendatangi Metro TV untuk menanyakan hal tersebut. Pihak Metro TV pun telah mengklarifikasi terkait foto tersebut namun klarifikasi tersebut ditayangkan pada berita malam sehingga tidak banyak penonton yang melihat.

Peppy Piona gugat Metro TV ©KapanLagi.com®/Busan Peppy Piona gugat Metro TV ©KapanLagi.com®/Busan

Kesalahan pemberitaan tersebut berdampak cukup besar pada kehidupan Peppi. Selain kehilangan beberapa pekerjaan, ia juga harus berpisah dan bercerai dengan sang istri. Merasa mengalami banyak kerugian, Peppi pun meminta pertanggungjawaban Metro TV dan melapor pada Dewan Pers.

"Dalam rangka memperoleh keadilan, mas Peppi sudah menemui dewan pers dan komisi penyiaran indonesia. 4 mei 2011. Secara UUD Pers Penyiaran Kode Etik Jurnalistik, telah menjatuhkan sanksi. UU Penyiaran Pasal 44, meralat berita yang salah tidak menghapus proses selanjutnya," imbuh Minola.

Setelah 4 tahun berlalu sejak pelaporan tersebut, Peppi  melihat belum ada permintaan maaf dari pihak Metro TV. Karena itu pihak Peppi kembali mengangkat kasus ini dengan melaporkan Metro TV pada Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Melalui gugatan Peppi berharap ada satu tanggung jawab yang lebih nyata dari Metro TV. Klarifikasi yang fokus, permintaan maaf secara berkala baik elektronik maupun cetak," pungkasnya.

(kpl/aal/rth)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING