Hobi Jadi Bisnis, Frans Lingua Tekad Besarkan Muay Thai

Rabu, 10 Desember 2014 17:25 Penulis: Arai Amelya
Hobi Jadi Bisnis, Frans Lingua Tekad Besarkan Muay Thai Frans - Amara Lingua foto: Agus Apriyanto/KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Lama tak terdengar kabarnya, pasangan suami-istri, Frans dan Amara Mohede sepertinya memang tenggelam dalam dunia olahraga muay thai yang mereka cintai. Bahkan pasca mendirikan bisnis Baan Muay Thai, mereka berdua siap untuk menggelar turnamen internasional sekaligus berpindah ke Bali.

"Kita bikin bisnis ini adalah untuk memperkenalkan muay thai di Indonesia. Udah 10 tahun jalan bisnisnya tapi kalau turnamen sejak tiga tahun lalu. Prosesnya berat dan panjang untuk turnamen. Lima tahun lalu saya mulai dan berhubungan dengan Thailand karena muay thai di sana dilindungi. Setelah itu bisa bikin event internasional pertama di Bali," papar Frans.

Pria yang menikahi Amara pada 1 Desember 1999 di Hong Kong itupun mengurai optimisme akan perkembangan muay thai. Karena olahraga asal Thailand ini memiliki gerakan yang lebih variatif dengan menggabungkan tinju dan tendangan. Bahkan selama menggelar turnamen internasional, Frans sangat memperhatikan keselamatan para atlet.

"Kalau Amara ikutan bareng di sini itu awalnya karena kita berdua hobi beladiri. Waktu itu kita masih sibuk syuting dan nyanyi, terus lagi pengen cari olahraga bareng eh ketemunya muay thai dan awalnya belajar dari buku sih. Apapun yang ada di muay thai itu dari hati, saya bangun gym muay thai pertama di Indonesia itu juga dari hati," ungkap Frans.

Menariknya, Frans juga mencari atlet-atlet muda muay thai Indonesia yang diberi jaminan gaji menjanjikan yang dilatih jadi profesional. Karena sangat cintanya dengan muay thai, Frans sampai rela mengorbankan waktu. Beruntung, Amara dan ketiga anaknya begitu memahami hobi dan bisnisnya ini.

"Keluarga sejauh ini ngerti banget ya. Anak-anak juga punya bakat muay thai, mereka kan tiap hari melihat orang latihan jadi udah terbiasa lihat orang luka. Mereka juga latihan di Baan Muay Thai tapi kelas anak-anak," tutup Frans.

(kpl/aia)

Editor:

Arai Amelya


REKOMENDASI
TRENDING