Ichel Dorong Tes DNA Anak Segera Dilakukan

Ichel Dorong Tes DNA Anak Segera Dilakukan
Ichel pakai kacamata © KapanLagi.com/Matias Purwanto

Ichel kembali memenuhi panggilan penyidik di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (13/8). Kedatangannya berkaitan dengan laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap Anrez Adelio. Ia hadir bersama kuasa hukumnya, Adlina Bakhri, untuk menjalani rangkaian pemeriksaan yang masih berjalan.

"Oh iya, sebuah konfirmasi klien kami dalam persiapan psikiatri forensik," ujar Adlina Bakhri saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pada agenda kali ini, Ichel kembali diminta menjelaskan kronologi perkara dari awal kehamilan hingga kondisi terkini. Ia menyebut pemeriksaan hari itu masih berupa wawancara.

"Kalau tadi sih hari ini agendanya baru wawancara aja terkait kasus pertama, jadi aku menceritakan kronologi lagi bagaimana dari awal hamil sampai sekarang ini, gitu," kata Ichel.

1. Harapan Ichel soal Tes DNA Anak

Ichel bersama pengacara © KapanLagi.com/Matias Purwanto

Di tengah proses pemeriksaan, Ichel menyampaikan keinginan agar tes DNA terhadap anaknya segera dilakukan. Ia merespons pernyataan Anrez yang menurutnya mempertanyakan hubungan biologis dengan sang anak.

"Jadi tujuan kami datang ke sini selain memenuhi panggilan dari Polda, dari penyidik, juga sebenarnya saya ingin apa ya, meluruskan statement yang Anres itu bilang, 'Saya udah gendong-gendong, memang saya udah cium-cium tapi saya belum tahu itu anak siapa'.Jadi di sini mudah-mudahan dengan kasus ini berjalan lagi, insyaallah setelah ini ada tes DNA," ujar Ichel.

Ichel berharap tes DNA memberi kepastian dan menjawab pernyataan yang berkembang di publik. Ia menegaskan pihaknya menantikan pemeriksaan tersebut untuk membuktikan status anak secara objektif.

"Dan kami sangat menunggu agar berita-berita di sana, di luar sana, fitnah-fitnah di luar sana bisa dibuktikan dengan adanya tes tersebut," tuturnya.

2. Sikap Kuasa Hukum dan Opsi Hukum Lanjutan

Kuasa hukum Ichel menyatakan tidak keberatan jika tes DNA dijalankan dalam rangkaian proses hukum. Mereka menyebut siap bekerja sama apabila ada atensi dari penyidik Polda Metro Jaya untuk pelaksanaan pemeriksaan tersebut.

"Ya. Kami sangat kooperatif jika memang penyidik Polda Metro Jaya memberikan atensi untuk melakukan upaya tes DNA, kami sangat koordinasi ya, koordinatif untuk itu," ujar Adlina.

Adlina menambahkan, langkah hukum lain juga sedang dipertimbangkan demi memperoleh kepastian terkait tes DNA. Salah satunya kemungkinan mengajukan gugatan tes DNA ke pengadilan.

"Ya kami akan melakukan terus untuk arahan dari Polda yaitu 14 kali bolak-balik terus ke rumah sakit ini dengan tahapan saksi, lalu juga kemungkinan juga saya akan lakukan gugatan tes DNA ya di pengadilan," kata Adlina.

Ia menjelaskan rangkaian pemeriksaan belum selesai. Sejumlah saksi akan dihadirkan, termasuk dari pihak keluarga Ichel, untuk memberikan keterangan mengenai kondisi kliennya.

"Jadi saya jelaskan, adanya kami di sini untuk memenuhi panggilan yang di mana ada 14 kali pertemuan, yang di mana kami akan mendatangkan saksi-saksi dari Ichel, lalu ada juga pasti juga dari pihak keluarga yang melihat langsung secara psikologi dari klien," ujarnya.

3. Kondisi Ichel di Tengah Proses Hukum

Menjalani prosedur hukum yang panjang diakui melelahkan bagi Ichel, apalagi ia kini mengurus bayi. Meski begitu, ia bersyukur proses perkara masih berjalan.

"Kalau dari saya pribadi sih sebenarnya ini udah capek banget ya. Maksudnya, udah masa-masa aku tuh mengurus bayi gitu. Cuman, alhamdulillah kasus ini ternyata masih berjalan dan masih dilanjuti. Artinya kan masih ada yang harus diselidiki, atau masih ada yang harus dikuliti lagi," tutur Ichel.

Ichel menegaskan kembali harapannya agar tes DNA dapat segera dilakukan, demi mempercepat kejelasan atas isu yang beredar. Ia menutup pernyataan dengan dorongan untuk mempercepat pemeriksaan tersebut.

"Lebih cepat lebih baik," pungkas Ichel.

(kpl/pur/phi)

Rekomendasi

Trending