Ikang Fawzi akan Segera Rilis Album Baru
Kapanlagi.com - Kerunduan penggemar Ikang Fawzi yang telah lama merindukan kemunculannyai sebentar lagi akan terobati. Rocker yang ngetop di tahun 1980-an itu akan kembali ke panggung musik rock dengan merilis album baru bulan September mendatang.
Dalam album tersebut, suami aktris Marissa Haque akan menggandeng sejumlah musisi muda berbakat seperti Baim (mantan vokalis ADA Band), Ipang (vokalis BIP), serta kedua iparnya Gilang Ramadhan dan Ekky Soekarno. Untuk aransemen musiknya, album berisi 10 tembang itu, akan ditangani oleh Raidy Noor.
Kendati ini album terbaru Ikang, namun tidak semua tembangnya bisa dibilang anyar. Penyanyi yang kini menjadi pengusaha properti itu akan memasukkan tembang yang pernah menjadi hits. Yakni tembang Salam Terakhir yang diambil dari album Rendy dan Cindy (1986). Di tembang itu, Ikang akan berduet dengan putri sulungnya Isabella Muliawati Fawzi, atau yang akrab disapa Bella.
Di lagu Salam Terakhir, saya akan berduet dengan anak saya, Bella," ujar Ikang. Kerjasama ayah dan anak ini rupanya mendapat restu dan dukungan dari sang istri, Marissa Haque. "Bisa dibilang, ini album keluarga ha.. ha.. ha.. Tapi nggak apa-apa, yang penting istri setuju dan memberi dukungan," sambung rocker kelahiran 25 Oktober 1959 ini.
Advertisement
Di album yang ia produseri sendiri juga terdapat tembang anyar ciptaan Ikang. Tiga diantaranya berjudul Preman Berdasi, Rumahku Sorgaku, dan Tragedi Anak Buangan. Menurut Ikang, ada pesan khusus yang ingin ia sampaikan dalam lagu Preman Berdasi. "Lagu itu saya buat sebagai pembelajaran untuk anak-anak muda supaya mereka tidak terkecoh dengan penampilan manis di tv, namun kenyataannya mereka lebih kejam dari preman jalanan," ungkapnya.
Mengenai penjualan albumnya itu nanti, penyanyi bernama asli Achmad Zulfikar Fawzi ini, mengaku cukup optimis diterima di pasar. "Target penjualan kaser sekitar 300.000 kopi. Saya optimis angka itu akan dapat tercapai," tegas peraih gelar The Best Rock Vokalis dan The Best Rock Composer dalam BASF Award 1987 ini.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(isb/erl)
Advertisement










































