Intan Aletrino Sebut Pariwisata Butuh Infrastruktur & Keterbukaan

Senin, 04 Juli 2016 20:45 Penulis: Ahmat Effendi
Intan Aletrino Sebut Pariwisata Butuh Infrastruktur & Keterbukaan Intan Aletrino ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Indonesia saat ini cukup serius untuk membangun pariwisata dengan berbagai cara. Mendapatkan predikat sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2016, Intan Aletrino terlibat dalam promosi untuk daerah wisata tersebut.

"Kalau kontribusi secara langsung saya tidak bisa disamakan dengan Menteri Pariwisata. Saya impactnya terutama pada kaum muda, saat ini sangat dieratkan sama zaman teknologi. Saya sering ditugaskan ke berbagai daerah di Indonesia saya ikut mempromosikan kekayaan alamnya, kulinernya, dan saya sering menjadi keynote dalam seminar yang berkaitan dengan kepariwisataan," ujar Intan Aletrino di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (01/07).

Intan percaya sosial media jadi salah satu alat yang penting untuk mempromosikan keindahan alam serta budaya di Indonesia. Dengan popularitas yang meningkat di sosmed, semakin besar kemungkinan daerah tersebut didatangi lebih banyak wisatawan.

Intan Aletrino promosikan daerah wisata di Indonesia. ©KapanLagi.com/Agus ApriyantoIntan Aletrino promosikan daerah wisata di Indonesia. ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

"Budaya dan alam. Keduanya. Kalau alam memang sudah bagus, tetapi optimalisasinya lebih ke infrastrukturnya kayak hotel keterbukaan masyarakat juga penting untuk menerima turis," ujarnya.

Baru-baru ini berbagai program seperti tour de flores dan sail karimata digelar pemerintah untuk mempromosikan pariwisata. Begitu juga fokus pengembangan 10 daerah wisata seperti Danau Toba di Sumatera Utara, Tanjung Layang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Pulau Seribu DKI Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Jawa Timur, Malerita Lombok, P. Komodo Labuan Bajo, Wakatobi Sulawesi Utara, dan Morotai Maluku Utara. Satu hal yang wajib dibangun di setiap daerah wisata yaitu infrastruktur yang bagus.

"Saya rasa kalau mulai dari Sumbar (Sumatera Barat) itu wisata alamnya potensinya bagus, kulinernya juga cuma infrastrukturnya masih sangat terbatas kayak hotel. Tidak semua kota di Sumbar yang punya hotel memadai untuk menampung turis-turis. Itu merupakan faktor yang membuat tourism-nya nggak bisa berkembang dengan baik. Faktor lainnya keterbukaan masyarakat yang tidak mengganggu turis-turis yang mengunjungi tempat tersebut," tandas Intan.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING