Khrisna Mukti Golput

Kapanlagi.com - Tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari yang juga artis sinetron dan iklan, Khrisna Mukti, tidak menyalurkan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), tempat ia ditahan selama lebih dua pekan ini.Pantauan ANTARA News di Kendari, Rabu (08/07), hingga proses pemungutan suara berakhir di TPS 12 Kelurahan Punggola yang berada dalam lingkungan Rutan tersebut, pada pukul 13.00 Wita, Khrisna Mukti yang tersandung kasus dugaan penggelapan uang ini tidak menampakkan dirinya untuk melakukan pencentangan di TPS tersebut."Sampai batas waktu pemungutan suara ditutup, Khrisna Mukti tidak datang ke TPS tersebut. Kita tidak bisa memaksa dia untuk datang memilih karena sudah merupakan sikap politik seseorang," ujar Ketua KPPS Rutan Klas IIA Kendari, Saparuddin.Tanda-tanda bakal tidak hadirnya Khrisna Mukti di TPS itu sudah terlihat sejak pagi hari. Salah seorang rekan satu kamar dengan Khrisna Mukti, Pedro mengatakan, saat ia mengajak Khrisna Mukti untuk memilih di TPS itu, presenter terkenal di televisi nasional itu hanya mengatakan, "Jika suasana hatinya enak, maka dia akan memilih. Tapi jika tidak, dia akan tetap di kamar."Selain itu, Khrisna Mukti sejak ditahan pada tanggal 23 Juni 2009, selalu berusaha menghindar dari liputan wartawan. Saat pemungutan suara digelar di TPS Rutan tersebut, sejumlah wartawan terus memantau kegiatan pemungutan suara, namun Khrisna Mukti tidak tampak muncul di TPS tersebut.Para wartawan, baik media cetak maupun elektronik yang telah lama menunggu Khrisna Mukti untuk memilih di TPS, akhirnya hanya mewawancarai Pedro, rekan satu kamar Khrisna, untuk menanyakan perkembangan kondisi calon suami Christie Chasslam itu.Menurut Pedro, kondisi pemeran iklan sabun cuci selama ditahan baik-baik saja. "Shock sih iya. Siapa yang tidak shock kalau ditahan. Tapi dia baik-baik saja," ujarnya.Pedro juga mengatakan, pada hari pertama ditahan, Khrisna banyak bertanya kepada dirinya tentang suasana di rutan ini, termasuk bagaimana perlakuan petugas rutan terhadap para tahanan, dan sikap para tahanan terhadap tahanan lainnya."Khrisna mencoba untuk beradaptasi terhadap lingkungan rutan. Awalnya dia terlihat sangat tertekan, tapi kemudian dia berusaha membiasakan diri," jelas Pedro.Dia juga menilai, Khrisna merupakan sosok pribadi yang sangat ramah. "Saat makan, misalnya, Khrisna kerap menawarkan makanan kepada dirinya," ujar Pedro.Sedangkan kegiatan sehari-hari seperti mandi, Khrisna harus berbagi kamar mandi dengan tahanan lainnya. Begitu juga dengan tempat tidur, Khrisna menggunakan kasur busa, sedangkan Pedro hanya beralaskan karpet plastik.Awalnya, wartawan bisa bertanya bebas kepada Pedro. Namun tidak lama kemudian, seorang anggota polisi yang bertugas di TPS tersebut menyampaikan kepada wartawan agar hanya meliput di dalam lingkungan TPS saja, sehingga rekan satu kamar dengan Khrisna ini menjauh dari wartawan dan bergabung dengan rekan tahanan lain di Rutan itu. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/npy)

Rekomendasi
Trending