Khrisna Mukti Ingin Majukan Ekonomi Kreatif

Khrisna Mukti Ingin Majukan Ekonomi Kreatif Khrisna Mukti @KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Dunia politik memang dunia baru bagi Khrisna Mukti. Tapi dia mengaku hasrat untuk terjun ke politik sudah lama dirasakan. Kegiatan di luar entertainment yang padat mendorongnya untuk mengembangkan kemampuannya.
"Sebetulnya saya udah lama berkecimpung di bidang sosial, lingkungan hidup. Saya didaulat duta pemuda anti narkoba BNN, duta Wakaf Al-Azhar. Banyak yang ada di pundak saya. Nah. saya ingin berkontribusi lebih jauh lagi karena kalo cuma pribadi atau independen, di Indonesia ini kan enggak kenal independen, kurang dihargai, suara kurang di dengar, sementara kita punya visi misi ingin memajukan bangsa dan negara ini, dan akhirnya saya terjun ke politik,” ujarnya  saat ditemui di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2013),.
Gairah berkegiatan sosial, lanjutnya, sudah diadakan sejak empat tahun lalu. “Jadi embrionya udah lama, 2009 mau masuk ke salah satu partai tapi enggak jadi, karena waktu itu belum kuat mental," paparnya.
Jika dirinya nanti menjadi anggota Legislatif,  dirinya akan memfokuskan pada pengembangan industri kreatif. "Saya punya ide untuk memajukan industri kreatif di Indonesia, karena industri kreatif ini kan itemnya banyak, kalo enggak salah ada 14 termasuk pertelevisian, musik, kerajinan, banyak lah. Nah ini belum dimaintenance sama Pemerintah dengan sungguh-sungguh,” tuturnya.
Khrisna mengaku iri dengan perkembangan ekonomi kreatif Korea saat ini. “Contohnya pemerintah Korea, pemerintah itu mensuport dan memaintaince K-Pop dari tahun-tahun sebelumnya dan sampai sekarang. K-Pop mendunia ada gangnam style dan lain-lain. Itu semua peran pemerintah. Kita yang seperti itu belum ada. Kalo ada batik dan sebagainya masih anget-anget tahi ayam lah. Profesi saya dangduters, itu bisa dijadikan identitas bangsa," kata alumnus Fakultas Sastra Universitas Indonesia itu.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/hen/uji/phi)

Rekomendasi
Trending