Lama Sakit, Ini Penyebab Meninggalnya Ibunda Adi Bing Slamet

Jum'at, 29 Juli 2016 11:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Lama Sakit, Ini Penyebab Meninggalnya Ibunda Adi Bing Slamet Adi Bing Slamet/©KapanLagi.com®/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Adi Bing Slamet telah mengikhlaskan kepergian ibundanya ke pangkuan Allah SWT. Ratna Komala meninggal pada usia 77 tahun karena pengentalan darah, buntut penyakit darah tinggi yang dideritanya sejak lama.

Adi dan Uci Bing Slamet bergantian menjaga sang mama di ICU. "Pas itu Uci pulang. Nah, sebelumnya saya. Pas jaga di ICU kan tegang. Saya dipanggil, bener tensinya (mama) turun. Denyut nadinya luar biasa. Ini 160 denyutnya. Jadi pergerakan jantung cepet dan darah sudah kental banget," tuturnya kala ditemui usai pemakaman di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Jumat (29/7).

Kondisi sang mama makin melemah namun masih bisa bertahan karena bantuan obat. "Terus dokter bilang, akan terjadi lagi tapi gak tahu kapan. Dokter minta dijagain aja," ujar Adi.

Adi ungkap jika ibunya meninggal karena pengentalan darah/©KapanLagi.com®/Mathias PurwantoAdi ungkap jika ibunya meninggal karena pengentalan darah/©KapanLagi.com®/Mathias Purwanto

Namun, sehari sebelumnya Adi sudah mendapat penjelasan dari dokter bahwa hasil rontgen otak dari atas terlihat bagus. "Makin ke bawah ada bercak darah, ke bawah lagi udah pecah lagi. Jadi udah pecah pembuluh darah. Mama udah sepuh kan, pembuluh darahnya cepet pecah," ungkapnya.

Ayah dari aktris muda Adzana Bing Slamet ini tetap optimis meski hanya ada kemungkinan kecil. "Saya optimis. Umur di tangan Allah kan, dari saya minta mohon mama sembuh, diberikan kesempatan buat hidup lama lagi supaya anaknya lebih berbakti dan menyenangkan, mama ibadahnya bisa lebih baik lagi. Tapi yang terakhir minta mohon yang terbaik. Itu jawabannya," lanjut lelaki 49 tahun itu.

Ia tak tega melihat kondisi sang mama yang memakai ventilator. "Pas di RSPAD, tenggorokan dibolongin. Kalau kondisi ini lama, mama gak nyaman. Kata dokter, bakal ngerusak pita suara. Kalau orang gak sadar (koma), lendir di paru-paru numpuk. Kalau numpuk, jadi bakteri," jelasnya. Kini, sang mama sudah beristirahat dengan tenang tanpa merasakan sakit lagi. Turut berduka cita sedalamnya untuk keluarga yang ditinggalkan.

(kpl/pur/tch)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING