Machica: Saya Hanya Ingin Iqbal Bertemu Ayahnya

Machica: Saya Hanya Ingin Iqbal Bertemu Ayahnya Machica Mochtar

Kapanlagi.com - Kegigihan Machica Mochtar dalam memperjuangkan status ayah bagi sang anak patut diacungi jempol. Walau masih saja belum mendapat kejelasan maupun respons dari beberapa instansi yang telah didatanginya untuk mengadu, Machica tetap memegang teguh prinsip 'jurustandur' alias maju terus pantang mundur.

Ia juga tak mau berkecil hati jika Moerdiono juga masih belum memberikan respons positif atas gugatannya, agar mantan Mensesneg tersebut mau mengakui Muhammad Iqbal Ramadhan, putra pertama Machica, sebagai darah dagingnya.

“Kalau saya pribadi dari awal tidak pernah menyerah, saya melakukan ini karena kebenaran, bahwa saya pernah menikah dan pernah menghasilkan anak bersamanya (Moerdiono, red). Bagaimana seorang anak mendapatkan kasih sayang haknya, dari sisa-sisa hidup pak Moer„
Machica Mochtar

"Kalau saya pribadi dari awal tidak pernah menyerah, saya melakukan ini karena kebenaran, bahwa saya pernah menikah dan pernah menghasilkan anak bersamanya (Moerdiono, red). Bagaimana seorang anak mendapatkan kasih sayang haknya, dari sisa-sisa hidup pak Moer," tutur Machica kepada para wartawan di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (27/7) siang.

"Ini pertamakali di republik ini, mungkin masih banyak anak-anak hasil pernikahan siri mengantri setelah saya. Tapi yang paling pertama itu adalah saya ke MK, makanya berkasnya dipelajari agar tidak ada yang rancu di dalamnya," imbuhnya.

Kasus ini mulai bergulir saat Machica mencoba meminta pengakuan Moerdiono sebagai ayah biologis dari anak sulungnya, Iqbal. Selain itu, Machica juga berupaya untuk mempertemukan Iqbal dengan Moerdiono, yang menurut pedangdut asal Ujung Pandang itu adalah ayah anaknya. Ia berharap bahwa gugatan yang diajukannya ke MK itu akan diteruskan ke DPR.

"UU ini kan belum ada, nanti mungkin dari MK ini akan mengajukan ke DPR. Awalnya kan saya hanya ingin mempertemukan Iqbal dengan ayahnya, tapi selalu mentok, makanya saya ke sini. Kan anak ini dilindungi negara, sekalipun kesalahan dilakukan orangtuanya, tapi anak ini harus jelas," paparnya.

Mengingat bahwa ia pernah diancam oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab, saat ia mulai mengungkit soal status ayah kandung anaknya itu. Apakah ia tak takut hal itu akan terjadi lagi padanya?

"Saya berjalan aja, buat apa saya takut, semua takdir Allah. Ini sudah berjalan bertahun-tahun, saat Iqbal lahir sampai sekarang 14 tahun," tegasnya.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/adt/bun)

Rekomendasi
Trending