Maudy Koesnaedi: Betawi Bukan Hanya Ondel-Ondel

Maudy Koesnaedi: Betawi Bukan Hanya Ondel-Ondel Maudy Koesnaedi

Kapanlagi.com - Seni pertunjukan Sangkala 9/10 merupakan sebuah sandiwara lenong modern yang berakar pada budaya Betawi. Pertunjukannya yang berlangsung di Teater Jakarta, TIM, Jakarta Pusat, Jumat (06/05/2011) diprakarsai oleh Ikatan Abang None Jakarta. Pegelaran ini yang ketiga kalinya, setelah dua tahun sebelumnya mementaskan Cinta Dasima dan Si Doel.

Maudy Koesnaedi, selaku produser pertunjukkan menegaskan bahwa tujuan digelarnya acara ini adalah untuk lebih memperkenalkan keragaman budaya Betawi. Akar budaya seni pertunjukkan, dalam hal ini lenong, sudah tidak lagi familiar di masyarakat.

Kami ingin menunjukkan bahwa akar budaya lokal kami kuat. Di tengah gempuran budaya luar kami ingin orang tahu bahwa Betawi bukan cuma ondel-ondel dan kerak telor. Tapi juga punya budaya seni pertunjukan Lenong. Berangkat dari teater lenong, kita bikin sandiwara musikal
Maudy Koesnaedi

"Kami ingin menunjukkan bahwa akar budaya lokal kami kuat. Di tengah gempuran budaya luar kami ingin orang tahu bahwa Betawi bukan cuma ondel-ondel dan kerak telor. Tapi juga punya budaya seni pertunjukan Lenong. Berangkat dari teater lenong, kita bikin sandiwara musikal," ungkap Maudy Koesnaedi dalam preview sandiwara musikal Sangkala 9/10 di Teater Jakarta, TIM, Jakarta Pusat, Jumat (06/05/2011).

Moudy yang juga mantan None Jakarta itu, bersama tim membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk pertunjukkan yang digelar selama tiga hari, yaitu 6, 7 dan 8 Mei 2011.

"Kerja keras dari 6 bulan untuk latihan. Akhirnya kami sampai pada titik ini," tegasnya.

Sutradara pertunjukan, Adjie Nur Ahmad melihat kalau pertunjukan ini memberikan tanggung jawab lebih besar daripada pertunjukan yang pernah digelar sebelumnya. Dukungan fasilitas juga menuntutnya untuk lebih memahami secara teknis.

"Resiko dan tanggung jawabnya besar. Karena gedungnya beda, dan ini jadi standarisasi nasional," tegasnya.

Sementara itu, Tina dari Departemen Pariwisata dan Budaya DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa karya yang dipertujukan itu merupakan buah dari kerja bersama. Diharapkan akan menjadi kegiatan tahunan.

"Ini adalah buah dari kerja keras menggandeng pemuda untuk melestarikan budaya. Ini bentuk generasi muda tidak melupakan akar budayanya. Tampilannya kreatif dan menarik. Semoga ini jadi agenda tahunan yang selalu dinanti-nantikan," ungkapnya.  

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/uji/dar)

Rekomendasi
Trending