Mel Shandy Masih Takut Untuk Nikah Lagi

Senin, 03 Juli 2006 21:07 Penulis: Darmadi Sasongko
Kapanlagi.com - Lady rocker era 1980-an, Mel Shandy mengaku masih takut untuk menikah lagi, setelah empat tahun menjanda dan mengurus dua putri kesayangannya. "Masih takut mas. Kegagalan kemarin merupakan pelajaran paling berharga buat saya, dan untuk memulainya lagi saya perlu benar-benar memikirkannya," kata penyanyi asal Bandung yang kini berusia 31 tahun tersebut, saat dijumpai di sela peluncuran album amal Satu Hati dari kelompok Solid di Jakarta, belum lama ini.

Mel, demikian ia akrab disapa, mengatakan dirinya saat ini berkonsentrasi penuh untuk membesarkan kedua putrinya, Celine dan Janet.

"Curahan kasih sayang saya hanya untuk mereka berdua. Saya juga berharap mereka kelak meneruskan cita-cita saya menjadi penyanyi ternama," katanya.

Masa sih tidak ada yang mendekati anda? kejar seorang wartawan.

"Banyak sih, tetapi saya masih takut. Nanti sajalah kalau Tuhan sudah berkehendak," jawabnya sambil tersenyum.

Mengaku jarang muncul di media massa cetak maupun elektronik, Mel mengatakan itu bukan berarti dirinya memang mengangur dari kerja menyanyi.

Selama ini, katanya, ia masih aktif tampil dari panggung yang satu ke panggung yang lain, show ke luar daerah dan bahkan ke luar negeri.

"Belum ini saya juga baru pulang dari Hong Kong," katanya.

Menjawab wartawan, ia mengatakan keterlibatannya dalam penggarapan album Satu Hati, yang ditujukan kelompok 'seniman resah' Solid (Solidaritas Indonesia) untuk membantu meringankan beban para korban gempa Jogja dan Jawa Tengah, adalah murni panggilan hati yang prihatin melihat penderitaan saudara sebangsa yang dilanda bencana alam dan musibah lainnya.

"Saya juga prihatin melihat nasib mereka," katanya.

Selain Mel Shandy, album Satu Hati menghadirkan musisi dan penyanyi ternama semacam Iwan Fals, Doel Sumbang, Franky Sahilatua, Ali Akbar, Toto Tewel, Baruna dan sebagainya.

Menurut Mel, seluruh hasil penjualan album tersebut, yang dijual seharga Rp35.000 untuk CD dan Rp18.000 (kaset), akan disumbangkan kepada para korban bencana gempa bumi di Jogja dan Semarang.

(*/dar)


REKOMENDASI
TRENDING