Menguak Perjalanan Karir Alva Susilo, Fashion Stylist Muda Langganan Seleb Ternama

Kamis, 28 September 2017 17:38 Penulis: Wulan Noviarina
Menguak Perjalanan Karir Alva Susilo, Fashion Stylist Muda Langganan Seleb Ternama Alva Susilo ©instagram/alvasus

Kapanlagi.com - Di balik penampilan para selebritis Indonesia, ada sosok stylist yang turun tangan. Salah satunya adalah Alva Jonathan Susilo, stylist muda berbakat yang namanya sedang naik daun di Indonesia. Dari tangannya, penampilan Laudya Cynthia Bella, Raisa, Afgansyah Reza, Cinta Laura hingga mantan Presiden BJ Habibie tercipta.

Tentu tak mudah untuk mendapatkan apa yang sekarang dicapai oleh pria kelahiran Jayapura, 9 Juni 1996 ini. Apalagi, dalam waktu singkat ia bisa mendapatkan banyak langganan seleb yang minta ditatakan gaya fashionnya. Dan nyaris semua kliennya adalah selebritis papan atas Indonesia.

Awal Kecintaan Pada Dunia Fashion

Perkenalan Alva dengan dunia fashion berawal dari seorang teman yang menggambar baju dan sosok perempuan. Alva ingat betul, kala itu ia masih berusia 8 tahun dan masih duduk di bangku kelas 3 SD di Jayapura.

Sejak itu, Alva senang menggambar baju dan sketsa perempuan, sampai ia duduk di bangku kelas 3 SMP. Namun kala itu ia belum punya sosok desainer idola, karena keterbatasan informasi yang ia terima di Papua.

Salah satu goresan tangan Alva ©instagram/alvasusSalah satu goresan tangan Alva ©instagram/alvasus



Jadi Korban Bully

Tidak mudah menyukai hal yang tidak biasa bagi anak-anak seusianya. Ketika teman-temannya bermain dan menyukai hal lain, Alva lebih suka menggambar dan sosoknya pun perempuan. Ia pun kerap dibully karena kecintaannya kepada fashion.

"Semasa aku SD - SMP di sana, menyukai fashion bukanlah hal yang gampang. Aku sering dibully oleh banyak teman aku. Tapi aku gak berkecil hati dan tetap sabar," ungkap Alva kepada KapanLagi.com®.

Ia pun terus melanjutkan hobinya, tak peduli pada apa kata orang lain. Karena belum punya idola desainer tertentu, karya Alva lebih banyak dipengaruhi oleh musik K-Pop dan bintang Disney. Keterbatasan saluran fashion di Papua membuat Alva tak banyak mengenal desainer baik lokal maupun mancanegara.

Sampai suatu hari ketika ia masih duduk di kelas 3 SMP, Alva diberitahu seseorang bahwa ada desainer Indonesia yang karyanya dipakai oleh Lady Gaga, orang itu bernama Tex Saverio.

Alva menghabiskan masa kecil di Papua ©instagram/alvasusAlva menghabiskan masa kecil di Papua ©instagram/alvasus



Punya Idola

Penasaran dengan sosok Tex, Alva langsung mencari informasi di internet. Setelah mengetahui sosoknya, Alva langsung ngefans abis pada Tex Saverio dan menjadikannya desainer idola.

"Waktu itu aku masih kelas 3 SMP dan aku langsung nekad add Facebook dia dan kirim message. Aku ingin banget ketemu dia dan kerja sama dia suatu saat nanti," ungkap Alva.

Karena Tex pula, Alva yang kala itu menjelang masuk ke bangku SMA, nekat minta izin orangtuanya untuk sekolah di Jakarta. Beruntung ayah dan ibunya mengizinkan, dan Alva pun memulai petualangannya di Ibukota.

Sebuah keberuntungan menghampiri ketika Alva diberi tugas Bahasa Indonesia untuk mewawancarai idola dan ia iseng memilih Tex Saverio. Alva pun berjuang, bagaimanapun ia harus bertemu dengan Tex, meski ia tahu bahwa itu bukanlah hal yang mudah.

Alva sangat mengidolakan Tex Saverio ©instagram/alvasusAlva sangat mengidolakan Tex Saverio ©instagram/alvasus


Awal Perjumpaan Dengan Tex Saverio

Pertemuan Alva dengan Tex pertama kali berlangsung di Ritz Carlton, Jakarta. Ketika itu Tex sedang menggelar bridal fair dan Alva berhasil menemui manajer desainer ini.

"Aku ngerayu manager dia dengan sabar, hingga aku dikasih ketemu di backstage setelah acara selesai. Aku kasih skecth aku dan minta tanda tangan dia. Setelah itu aku tanya apa aku boleh minta pin BB dia? Dan dikasih! Singkat cerita aku jadi fans dia dan setiap dia show aku diajak, dan dia sangat menginspirasi aku," kenang Alva.

Dimas Beck jadi klien pertama Alva ©instagram/alvasusDimas Beck jadi klien pertama Alva ©instagram/alvasus

Jalan Lain Terbuka

Dari perkenalannya dengan Tex dan kerap ikut sang desainer bekerja membuat Alva punya banyak pengalaman baru. Lalu sebuah kesempatan emas datang ketika ia berkenalan dengan Faye Liu, ia adalah rekan bisnis Tex yang menawarinya magang di perusahaan milik Tex.

"Aku langsung bilang iya ke Faye. Bahkan pada jamannya UAN dan UAS, aku masuk kantor di Jakarta Pusat, padahal sekolahku di Jakarta Barat. Perjuangan yang nggak mudah, tapi aku tekuni karena aku memang sangat mencintai fashion," urai pria yang menyebut sosok Faye sebagai mentor, PR dan sosok yang sangat penting dalam pembentukan taste-nya sebagai stylist.

Ketika menerima pekerjaan ini, usia Alva masih 16 tahun. Sangat muda, dan juga belum menyelesaikan sekolah. Namun karena keteguhan dan kegigihannya dalam berusaha, ia mampu bekerja dengan baik.

"Karena di ekstra kulikuler aku gak menemukan aktivitas yang cocok dengan passion aku. Maka aku memutuskan untuk bekerja dan mempeluas ilmu aku di luar sekolah. Berat sih, pastinya banyak tekanan pada masa aku magang di Tex. Ditambah aku masa-masa ujian di sekolah yang juga harus aku perhatikan," kenangnya.

Bella jadi pembuka jalan Alva bertemu dengan klien-klien lainnya ©instagram/alvasusBella jadi pembuka jalan Alva bertemu dengan klien-klien lainnya ©instagram/alvasus

Memulai Perjalanan Sebagai Stylist

Belum lama Alva menjadi fashion stylist selebritis Indonesia. Ia memulainya sekitar satu setengah tahun yang lalu dan klien pertamanya adalah Dimas Beck.

"Orang bulang ke aku, kok bisa langsung lari ke stylist? Aku bilang, aku blessed dan very lucky. Aku kenal Dimas Beck pada sebuah event shopping di Jakarta dan Dimas adalah orang pertama yang mau aku styling-in. Dia percaya sama aku dan dialah orang yang memperkenalkan dan merekomendasikan aku ke Laudya Cynthia Bella. Dari Bella, klien-klien mulai berdatangan dan aku hanya bisa tersenyum dan bersyukur," kisahnya.

Tidak hanya kerjasama stylist dengan kliennya, Alva juga bersahabat dekat dengan para seleb yang mempercayakan gaya fashion mereka ke tangannya. Salah satu hubungan yang terbaik adalah dengan Bella, yang sampai hari pernikahannya pun gayanya diserahkan ke Alva.

Menata gaya Bella pada pernikahan sang aktris dengan Engku Emran menjadi salah satu kenangan yang tak terlupakan. "Aku nggak pernah sesedih dan sesenang itu dalam menstyling seseorang. Sama Bella seru sih kita sering nonton bareng dan emotional bareng.. dia uda kaya kakak aku karena aku ga punya kakak dia treat aku kaya adik dia sendiri. Dia banyak kasih nasihat dan masukan buat aku" aku Alva.

Selain bersahabat dekat dengan Bella, Alva juga akrab dengan Cinta Laura. Bersama aktris yang sekarang lebih banyak tinggal di Amerika itu, Alva kerap curhat-curhatan dan juga seru-seruan bareng.

"Kita nyambung dan uda kaya sahabat soalnya pemikiran and selera kita banyak yang sama," ungkapnya.

Cinta Laura tidak hanya klien, tapi juga sahabat Alva ©instagram/alvasusCinta Laura tidak hanya klien, tapi juga sahabat Alva ©instagram/alvasus

Klien Konsisten

Meski baru memulai karirnya di dunia penata gaya, namun klien Alva sudah cukup banyak. Ada sekitar 15 selebritis Indonesia yang menjadi langganannya dan semuanya konsisten untuk kembali mempercayakan gaya mereka ke Alva.

Laudya Cynthia Bella, Prilly Latuconsina, Afgan, Raline Shah, Mikha Tambayong, Chelsea Olivia, Cinta Laura, Pevita Pearce, Raisa, Dimas Beck, Tatjana Saphira,
Chelsea Islan, Cassandra Lee, Randy Martin, Indah Permatasari adalah sebagian pelanggan jasa Alva sekarang.

Tidak hanya menata gaya para selebritis ini di dalam negeri, Alva juga kerap ikut mereka ke luar negeri. Selain itu juga ada brand yang memakai jasanya untuk menata gaya ketika pemotretan dan banyak kegiatan lainnya.

Untuk pekerjaannya, Alva mengaku biasa dibayar per proyek oleh para seleb ataupun brand. Namun ia enggan mengungkap berapa jumlah yang ia terima untuk satu kali menata gaya.

Pekerjaan sebagai stylist membuat Alva bisa bekerja dengan Habibie ©instagram/alvasusPekerjaan sebagai stylist membuat Alva bisa bekerja dengan Habibie ©instagram/alvasus

Suka Duka

Banyak tantangan yang dihadapi Alva selama menjadi seorang stylist. Mulai dari usaha untuk mengetahui kepribadian seseorang, hingga rasa lelah yang kadang melanda.

"Sukanya adalah aku suka membantu orang, ketika klien aku happy dengan styling aku dan mereka dipuji banyak orang, aku turut happy. Dukanya gak ada hanya kadang aku bekerja tanpa mengenal waktu sehingga kadang kecapaian," ungkap stylist yang ramah ini.

Alva suka menata gaya seleb sesuai dengan kepribadian mereka, dan ia tidak akan melakukan eksperimen ketika belum benar-benar mengenal kepribadian sang artis dengan baik. Baru setelah mengenal seleb secara mendalam, Alva berani mengeksplorasi gaya lain dari sang seleb.

Kini klien Alva sudah belasan ©instagram/alvasusKini klien Alva sudah belasan ©instagram/alvasus

Dukungan Dari Orangtua

Saat ini Alva sudah tidak lagi bekerja di perusahaan milik Tex Saverio. Terhitung Februari 2017 lalu Alva mengundurkan diri, namun tetap menjaga hubungan baik dengan Tex secara pribadi.

Kini Alva fokus dengan karirnya sebagai fashion stylist dan personal shopper. Ia pun melanjutkan pendidikannya di La Salle College Indonesia dan mengambil jurusan fashion.

Apa yang didapatkan Alva saat ini diakuinya tak lepas dari dukungan orangtua. Meski tinggal berjauhan, orangtua Alva memberi dukungan penuh kepada sang putra.

Alva pun bersyukur dengan apa yang ia dapatkan sekarang ini. Dan ia masih terus berusaha untuk memperbaiki langkah ke depan agar karirnya semakin sukses.

"Aku gak tau apa chapter or kerjaan berikut yang akan aku lakukan 5 or 10 tahun kedepan. Tapi satu hal yang terus memotivasi aku adalah untuk tetap memiliki hasrat maupun passion di hal yang aku cintai. Dengan itu aku bisa bertahan melalui apapun dan hal hal yang tidak pernah aku bayangkan terjadi, bisa menjadi pengalaman terindah dalam hidup aku sekarang ini," pungkasnya.

(kpl/phi)

Editor:

Wulan Noviarina


REKOMENDASI
TRENDING