SELEBRITI

Mikko Bocorkan Alasan Utama Kecewa Pada Kekeyi, Bukan Karena Bayaran Rp 200 Ribu

Rabu, 03 Juni 2020 20:22

Mikko dan Kekeyi © Instagram/_mikko22

Kapanlagi.com - Di tengah-tengah viralnya lagu Keke Bukan Boneka, Kekeyi terlibat sebuah perseteruan hebat dengan sahabatnya sendiri yang bernama Mohamad Cahyo Jatmiko atau yang akrab disapa Mikko. Seperti diketahui, pria berusia 16 tahun itu juga punya andil besar dalam proses pembuatan lagu Keke Bukan Boneka. Meskipun begitu, Mikko kecewa karena dirinya hanya dibayar Rp 200 ribu saja oleh Kekeyi.

Kaerna kekecewaannya itu, Mikko pun akhirnya mengungkap berbagai macam aib atau rahasia dari Kekeyi yang tak diketahui publik. Salah satunya adalah bagaimana perjuangannya selama proses penggarapan Keke Bukan Boneka yang ternyata malah seperti tak dianggap oleh Kekeyi.

"Ya mamanya minta tolong ke Mikko lagi, nyari cameraman, nyari dancer yang mau ngelatih Kekeyi setiap hari, semua minta tolong ke Mikko. Jadi kayak kita yang dimanfaatin sama dia, kayak jadi babu dia, tapi kenapa malah dia kayak yang terzolimi, ya Allah," ungkap Mikko saat dihubungi lewat sambungan telepon, Rabu (3/6/2020).

 

1. Sebut Kekeyi Magadir

Tak tanggung-tanggung, Mikko juga curhat bagaimana Kekeyi pernah mengusirnya karena suatu permasalahan. Dan setelahnya tanpa ada permintaan maaf, Kekeyi malah minta tolong seperti tidak ada apa-apa sebelumnya.

"Sebenarnya, sebelum lagu itu diupload atau rilis, mamanya itu masih nanya ke kita buat kapan bagusnya video ini diupload gitu. Dia ngajak kami ke rumah dan makan-makan gitu, nah di situ aku nggak respon karena kita semua masih sakit hati karena udah diusir sama Kekeyi (Kekeyi banting boneka). Nggak ada basa-basi minta maaf atau apa, malah merasa nggak bersalah. Kita kan diusir itu sebelum upload video, tapi video klipnya udah jadi. Emang magadir (manusia nggak tahu diri) banget orang ini," sambungnya.

2. Nama Mikko dan Teman-Temannya Tak Dicantumkan

Awalnya Mikko benar-benar menganggap Kekeyi seperti saudari sendiri. Karenanya Ia tak keberatan jika harus dimintai bantuan tanpa harus dibayar. Namun masalahnya, pada video klip Keke Bukan Boneka, ada beberapa teman Mikko juga yang terlibat dan ikut kena getahnya.

"Kita itu ngelatih 2 minggu sampai malam bulan puasa itu. Ya aku nggak dibayar nggak apa-apa karena nganggapnya teman dan udah kayak saudara, disuruh-suruh pun nggak mikir mau-mau aja. Tapi kalau teman-temanku gimana, aku nggak enak, apalagi pas video klip itu diupload nama kita yang terlibat di video klip itu nggak dicantumin, nggak ditulis sama dia, kan itu nggak menghargai kita ya. Terus dia juga ngomong kalau semua konsep video klip lagu itu dia sendiri yang mikirin. Astagfirullahalazim, diklaim sendiri," jelas Mikko lagi.

3. Mikko dan Teman-Temannya Diblock oleh Kekeyi

Kemarahan utama Mikko sejatinya bukan karena bayaran yang cuma Rp 200 ribu, akan tetapi bagaimana Kekeyi mengeluarkan klaim bahwa semua konsep video tersebut disusunnya seorang diri. Terlebih lagi, nama Mikko dan teman-temannya juga tak ditulis sama sekali pada videonya.

"Kita nggak abis mikir ya, jadi jasa-jasanya Mikko dan teman-teman nggak dihargain di karya itu, malah semuanya diblock, aku dan teman-temanku diblock sama dia. WA pun diblock. Teman-teman bilang, 'Kalau tahu gini mending nggak usah ngajak ko, nggak masalah dibayar cuma Rp 200 ribu tapi dia itu nggak ngehargain'. Ngomongnya ke media dia semua yang nyusun konsepnya, padahal nggak," tutup Mikko.


REKOMENDASI
TRENDING