Nadine Waworuntu Tolak Keras Wacana Full Day School

Rabu, 10 Agustus 2016 09:15 Penulis: Natanael Sepaya
Nadine Waworuntu Tolak Keras Wacana Full Day School Nadine Waworuntu © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Wacana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy tentang sekolah seharian atau full day school rupanya menuai banyak reaksi dari banyak pihak, tak terkecuali kalangan selebriti. Pasalnya, jam sekolah siswa SD-SMP akan bertambah hingga pukul 17.00 WIB.

Sebagai salah satu selebriti yang menolak keras wacana tersebut, Sophia Latjuba pun langsung mengambil tindakan. Yap, melalui akun Instagram-nya, Sophia menyebarkan sebuah petisi yang menolak rencana tersebut.

Percuma sekolah full day tapi otaknya susah bekerja karena kurang istirahat kan. We're only human
Nadine Waworuntu
 

Sikap menolak keras itu pun ternyata senada dengan pemikiran Nadine Waworuntu. Bukan sekedar menolak saja, Nadine pun menjelaskan pendapatnya terhadap kondisi dan kesehatan anak-anak remaja mengenai full day school.

Senada dengan Sophia Latjuba, Nadine Waworuntu menolak wacana full day school © KapanLagi.com/Agus ApriyantoSenada dengan Sophia Latjuba, Nadine Waworuntu menolak wacana full day school © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

"Nggak setuju. Karena menurut aku otak dan tubuh juga butuh istirahat, belum kalau ada PR di rumah kapan otak kita istirahat dan badan istirahat? Percuma sekolah full day tapi otaknya susah bekerja karena kurang istirahat kan. We're only human," ujar Nadine saat dihubungi KapanLagi.com® pada (9/8).

Putri dari pasangan Ruth Sahanaya dan Jeffry Waworuntu itu mengatakan anak-anak-anak yang masih duduk di bangku SMP terutama SD bukan robot dengan kinerja otak yang harus diforsir lewat sejumlah mata pelajaran. Selain itu, hal tersebut dianggap Nadine membuat fungsi pendidikan di SMA dan kuliah tak lagi maksimal.

"Kita bukan robot. Apalagi anak SD, yang dari TK naik ke SD langsung di forsir seharian mikir. Gunanya sekolah itu kan untuk belajar step by step, lalu ke jenjang kuliah. Di kuliah kita di ajarin lebih komit untuk menjunjung ke dunia karir dan pekerjaan. Buat apa ada SMA sama kuliah. Kalau SD sama SMP sudah di forsir mikir seharian layaknya orang-orang berkarir," tandasnya.

(kpl/rhm/ntn)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING