Nafa Urbach Ceritakan Kronologi Putrinya Diincar Pedofil

Senin, 14 Agustus 2017 19:22 Penulis: Guntur Merdekawan
Nafa Urbach Ceritakan Kronologi Putrinya Diincar Pedofil Nafa Urbach © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Belum lama ini akun Instagram Nafa Urbach ramai jadi sorotan netizen. Pasalnya, ibu satu anak itu kedapatan marah besar pada beberapa orang yang Ia sebut sebagai pedofil. Usut punya usut, Nafa marah karena pada salah satu pemberitaan media online mengenai putrinya, Mikhaela Lee Jowono, banyak sekali komentar-komentar bernada negatif yang maknanya menjurus pada pedofilia.

Kepada awak media, Nafa pun menceritakan kroonologi dari kejadian yang Ia alami. Bahkan bintang sinetron Kehormatan itu sempat ikutan membalasi komentar dari beberapa orang secara langsung karena saking emosinya.

"Pokoknya yang tadi saya bilang, kronologinya teman saya WA kasih link kalo ada berita Mikha. Saya nggak biasa-biasanya mau buka berita. Tapi karena soal Mikha jadi saya buka linknya. Saya mau tau beritanya apa. Pas saya lihat beritanya, nggak ada yang salah. Salahnya cuma tanggal lahir. Tiba-tiba karena kesalahan itu komennya pasti lucu-lucu. Akhirnya saya turun ke komen itu. Tapi karena jalannya Tuhan juga. Pas saya turun ada komen-komen yang nyebutkan Loli. Di bawahnya ada yang bilang awas hati-hati terciduk, di bawahnya juga banyak Loli, Loli. Di situ banyak yang marah-marah, bukan cuma gue, kayaknya ibu-ibu juga, saya ingat. Kok anak saya dikomentarin Loli? Bukan cuma satu, tapi banyak, ada yang bilang tunggu gedenya. Kok Loli diciduk. Waktu saya searching, Loli itu adalah kata-kata yang digunakan oleh Pedofilia untuk anak-anak di bawah umur," urai Nafa ketika ditemui di One Bell Park Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (14/8).

Nafa tak terima putrinya disebut Loli © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoNafa tak terima putrinya disebut Loli © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Mengetahui anaknya masuk dalam radar para pedofil, Nafa pun jadi khawatir bukan main. Dengan tegas, istri dari Zack Lee itu mengajari putrinya agar lebih hati-hati dan menjaga diri ketika ada orang yang mencoba menyentuhnya.

"Kalau deseu umurnya 6 tahun. Dia mana tahu soal Loli. Cuma saya langsung, 'Mikha jangan sampai ada yang pegang-pegang Mikha', warningnya keras banget. Dia langsung, 'Mommy kenapa marah? Mikha kan nggak kenapa-kenapa. Semua orang baik sama Mikha'. No no no nggak semua orang baik sama Mikha. Kamu harus harus hati-hati, aku bilang gitu kan. Siapapun nggak ada yang boleh pegang daerah sensitif. Semua aku ajarin, mana aja daerah sensitif aku kasih tahu satu-satu sambil bercanda. Dianya, 'Mommy what's wrong?'. Lihat mami, ini nggak boleh dipegang siapapun, Mikha inget, okay? 'Iya mami'. Apa tadi mami bilang, 'Ini nggak boleh disentuh orang lain'. Lagi! Gua sampe bilang gitu, terus sampai 10 kali sampai dia nangis. Gua sedih banget. Tapi kalau dia nangis dia tau itu serius. Pas sikat gigi dia tanya, 'Memang kenapa?'. Pada saat anak sudah tanya berarti yang sudah ditanamkan ke dia udah masuk ke otak dia. Dari situ saya jelaskan. Saya pakai bahasa paling sederhana," paparnya lebih jauh.

Menurut Nafa, kasus ini bisa berpengaruh besar pada masa depan putrinya. Maka dari itu, sebagai orangtua Ia ingin agar putrinya bisa menjaga diri dan jauh dari hal-hal yang tak diinginkan.

"Saya nggak mau orangtua cuma, 'Yaudah ya nak nggak apa-apa, kamu yang sabar'. Itu anak, kalau dia sudah pernah dilecehkan dia akan jadi peleceh saat besar dan kita nggak bisa saat dia besar itu. Saya akan pakai title saya sebagai selebriti untuk saya berdiri sendiri buat itu semua. Nggak bisa, istilahnya anak itu dilecehkan saat anak kecil, entah itu nanti dia jadi terbuka, anti laki-laki atau anti perempuan atau anti siapapun dia akan jadi peleceh seksual juga. Saya percaya pasti di sini ada yang dulu dilecehkan," pungkas Nafa.

(kpl/aal/gtr)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING