Namanya Muncul di Google Map, Ini Pendapat Dewi Perssik

Senin, 07 Agustus 2017 23:45 Penulis: Guntur Merdekawan
Namanya Muncul di Google Map, Ini Pendapat Dewi Perssik Dewi Perssik © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Baru-baru ini warga Bekasi dihebohkan dengan penemuan nama Jalan Dewi Perssik yang ada di aplikasi Google Map. Padahal seharusnya nama jalan tersebut adalah Dewi Sartika. Karena merasa keberatan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Bekasi, Titi Masrifahati pun sempat mengirimkan surat resmi ke pihak Google.

Sementara itu, Dewi Perssik ikutan berkomentar mengenai kejadian ini. Ia mengaku kaget dengan penemuan tersebut. Karena terlalu sibuk, mantan istri Saipul Jamil itupun belum sempat menanyakan langsung ke pihak Pemkot Bekasi.

"Iya, saya baru saja dapat info kalau nama saya dijadikan nama jalan di daerah Bekasi. Saya sih cukup kaget dengan kejadian ini, yang seharusnya jalan Dewi Sartika, kenapa jadi Dewi Perssik? Kalau untuk saat ini saya belum sempat menindaklanjuti kejadian ini ke Pemkot Bekasi dikarenakan waktu saya yang tidak memungkinkan karena jadwal saya cukup padat," DePe saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (7/8).

DePe merasa tak etis namanya dipakai untuk menggantikan nama pahlawan © KapanLagi.com®/Akrom SukaryaDePe merasa tak etis namanya dipakai untuk menggantikan nama pahlawan © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya

Beruntungnya, insiden ini tidak merugikan penggagas goyang gergaji tersebut. Hanya saja, Ia merasa tidak sopan mengetahui namanya muncul menggantikan nama seorang pahlawan. Ya, seperti diketahui, Dewi Sartika adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita. Ia diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966 silam.

"Kalau merasa dirugikan sih nggak, cuma agak kurang enak aja gitu didengar. Karena kan itu nama seorang pahlawan, pejuang bangsa, tidak sopan rasanya kalau harus diganti-ganti gitu. Bukan karena diganti dengan nama saya, kalau pun diganti dengan nama orang lain, pendapat saya akan sama," sambungnya.

"Karena kan dibandingin sama pejuang-pejuang yang terdahulu itu kan 180 derajat berbeda. Bentuk perjuangannya berbeda, kalau aku kan perjuangannya buat keluarga, anakku dan buat masyarakat. Tapi kalau (masalah nama jalan) ini kan gimana sih, agak nggak enak gitu," lanjut DePe lebih jauh.

Masih belum diketahui, siapa pelaku di balik aksi tak bertanggung jawab tersebut. Namun DePe menduga jika ini semua ulah hacker nakal yang sedang iseng.

"Pasti orang iseng lah, kenapa bisa terjadi seperti itu. Mungkin di-hack apa gimana, kan itu bisa aja terjadi," pungkas wanita berusia 31 tahun tersebut.

(kpl/abs/gtr)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING