SELEBRITI

'PARASITE' Borong Penghargaan di Oscar 2020, Oka Antara: Filmmaker Asia Mulai Unjuk Gigi

Selasa, 11 Februari 2020 20:52 Penulis: Sora Soraya

Oka Antara © KapanLagi.com®/Irfan Kafril

Kapanlagi.com - Oka Antara mengaku senang dengan terpilihnya PARASITE sebagai pemenang Best Picture di ajang Oscar 2020. Dengan begitu, menurutnya hal tersebut menunjukkan bahwa industri film terbaik bukan hanya milik Hollywood saja.

"Seneng banget sih, karena itu merepresentasikan Asian Culture, bagaimana filmmaker Asia sudah mulai unjuk gigi dari segi penceritaan, konsep bercerita bahkan teknis pengambilan gambar," ujar Oka Antara saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (11/2) sore.

1. Filmmaker Asia Lebih Segar

Bagi aktor yang terlibat di film THE RAID ini, PARASITE merupakan sebuah gambaran dari budaya Asia. Baginya semua yang disajikan oleh film arahan sutradara Bong Joon Ho sangat pantas mendapat Oscar karena memiliki sisi penceritaan yang sangat berbeda.

"Dari referensi film-film luar yang sudah mulai tawar menurut saya, datanglah filmmaker Asia yang lebih segar dari segi directing, bahkan dari akting sekalipun dan berani menggunakan bahasa ibunya. Bangga dan bahkan menunjukkan kalau film bukan hanya milik Hollywood dan Barat, tapi juga milik seluruh dunia," tuturnya.

2. Kerjasama Filmmaker & Produser

Selain itu, Oka juga mengatakan bahwa saat ini adalah kesempatan bagi Bong Joon Ho untuk dikenal dunia. Bahkan ia mengakui kerjasama antara pembuat film dan produser dalam mempublikasikan PARASITE sangat berhasil.

"Bong Joon Ho itu dia udah bikin film bagus dari jaman THE HOST, SNOWPIERCER, MEMORIES OF MURDER, cuma sepertinya untuk masuk Oscar itu kan butuh publisitas. Jadi filmmaker dan produser dari film maker itu harus menyediakan dana dan waktu untuk mempromosikan filmnya di Oscar jadi nggak random gitu aja," kata Oka.

3. Indonesia Juga Bisa!

Bagi pria berusia 38 tahun itu, film Indonesia juga bisa seperti PARASITE. Asalkan, ada kerjasama yang bagus antara pembuat film, produser, dan publisis.

"Menurut saya filmmaker Indonesia semua udah siap, cuma masalah mau nggak meluangkan semuanya cuma untuk push karyanya biar di-screening ke juri-juri Oscar," pungkasnya.


REKOMENDASI
TRENDING