Pasha Ungu Banyak Dihujat Netizen, Enda: Kasihan Ini Nggak Adil!

Rabu, 20 April 2016 14:15 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Pasha Ungu Banyak Dihujat Netizen, Enda: Kasihan Ini Nggak Adil! Pasha Ungu/©Istimewa
Kapanlagi.com - Enda Ungu dan Onci Ungu adalah dua orang sahabat Pasha Ungu yang berdiri membelanya dari hujatan netizen dan masyarakat. Hal ini bermula dari gaya dandanan Pasha yang campur aduk kala hadir di sebuah acara.

Musisi yang jadi Wakil Walikota Palu ini mengenakan jeans dan sabuk ala anak motor, dipadukan dengan jas penuh pin dan emblem serta tak lupa membawa tongkat komando. Banyak netizen yang mempertanyakan mengapa ajudannya tak mengingatkan cara berpakaiannya itu.

Namun Enda meminta masyarakat agar memberi waktu kepada Pasha untuk menyesuaikan diri dengan jabatan barunya itu. Menurut Enda, tak adil rasanya jika Pasha dikritik habis-habisan seperti saat ini.

"Kita harus berikan beliau ruang berkembang. Sangat tidak adil langsung judge. Kenapa harus diberitain. Banyak yang kayak gitu kok pejabat. Mentang-mentang bekas entertainer terus diberitain. Kasihan Mas Pashanya. Jujur gue gak peduli (dengan hujatan masyarakat)," tuturnya kala ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (19/4).

Enda Ungu minta masyarakat tak cepat menilai Pasha hingga masa jabatannya berakhir/©KapanLagi.com®/Budy SantosoEnda Ungu minta masyarakat tak cepat menilai Pasha hingga masa jabatannya berakhir/©KapanLagi.com®/Budy Santoso

Enda dan Onci mengaku jika Pasha sama sekali tak curhat soal hujatan yang dialaminya. Ia lebih banyak bercanda dan menanyakan kabar sahabat-sahabatnya via telepon. 

"Dari dahulu kala, kalau nanya, seneng nggak (jadi pejabat). Happy nggak. Kita gak bicarakan politik," ungkap Enda membocorkan pembicaraannya dengan Pasha.

Onci terang-terangan mendukung segala hal yang dilakukan Pasha. Baginya, tak ada yang salah dengan dandanan sahabatnya itu, yang penting adalah bagaimana hasil kerja kerasnya menjadi seorang wakil walikota.

"Saya dan Mas Enda open mind aja. Dia suka (pakai baju) gitu, kenapa nggak. Balik ke diri masing-masing aja. Yang penting Mas Pasha kerja baik apa nggak," ujarnya.

"Lihatnya lima tahun berikut. Nggak baik. (Setelah lima tahun) Baru boleh menilai. Jangan terlalu gimana. Dia belajar. Yang pasti doa. Ada nama dia di setiap doa," tandas Enda.

(kpl/aal/tch)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING