Pengamat Tinju: El vs Farhat Tidak Bisa Sembarangan Duel Tinju
@KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Rencana pertandingan tinju antara El dengan Farhat Abbas di Cilandak tidak bisa digelar dengan gampang. Sebelum bertarung, harus ada unsur-unsur penting yang perlu dipertimbangkan demi keselamatan atlet yang bertarung.
"Kalau mau bertarung yang dibutuhkan paling penting adalah medical record antara orang yang akan bertanding tinju. Siapapun yang akan bertarung harus periksa ke dokter yang ditunjuk Pertina. Ini karena risikonya sangat tinggi. Kalau salah satu (petinju) ada rekam jejak sakit, tentu tidak bisa dibiarkan," kata pengamat tinju nasional Mohammad Ridwan kepada KapanLagi.com®, Kamis (28/11).
M Ridwan @istimewa
M Ridwan yang kerap menjadi komentator tinju tersebut menambahkan, dalam sebuah pertandingan tinju amatir, faktor keterwakilan juga harus diperhatikan. Seorang petinju amatir biasanya mewakili sebuah daerah atau sasana tertentu. Jika tidak ada unsur keterwakilan, pertandingan itu hanya dagelan saja.
"Apalagi pertandingan ini risikonya tinggi karena motivasi utamanya bukan sport tetapi balas dendam," ujar Mohammad Ridwan.
Pada intinya, Ridwan menegaskan bahwa duel El dengan Farhat Abbas tidak bisa sembarangan digelar. Pertandingan itu harus memenuhi peraturan Pertina dan mempertimbangkan segala macam aspek pertandingan. "Karena ketika kedua petinju naik ring, yang muncul adalah adu otot dan adu pukulan yang risikonya sangat tinggi," ujarnya.
Farhat bersedia tanding kalau sudah ada izin resmi.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, El mendaftarkan tantangan sparring partnernya melawan Farhat Abbas ke kantor PERTINA, Kamis (28/11). Setelah mendaftarkan sparring partner, Al dan El berencana mengantarkan surat tantangan ke kantor Farhat Abbas besok (29/11). Sementara itu sparring partner itu sendiri rencananya akan digelar pada Sabtu (30/11).
Yang Ini Tak Kalah Hot!!!
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/tis/phi)
Advertisement
