Perjuangan Yurike Prastika Hadapi Kanker Payudara Stadium 4, Pesannya Bikin Haru

Perjuangan Yurike Prastika Hadapi Kanker Payudara Stadium 4, Pesannya Bikin Haru
Yurike Prastika cerita perjuangan hadapi kanker payudara stadium 4 (instagram.com/yurikeprastika7)

Kapanlagi.com - Yurike Prastika, aktris senior, tengah berjuang menghadapi kanker payudara stadium 4 yang telah menyebar ke tulang belakang. Di tengah rangkaian pengobatan yang tidak mudah, ia konsisten menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Pesan itu ia sampaikan saat menjadi narasumber di Pink Move - A Movement for Better Health pada Car Free Day Bekasi, Minggu (25/10/2026), yang digelar untuk memperingati Bulan Kesadaran Kanker Payudara 2026. Agenda ini menghadirkan diskusi kesehatan dan nutrisi, edukasi pemeriksaan payudara sendiri (Sadari), hingga olahraga bersama.

Dari pengalamannya, Yurike mendorong perempuan untuk lebih peka terhadap perubahan pada tubuh, karena pemeriksaan dan kepedulian sejak dini membantu masalah kesehatan terdeteksi lebih cepat.

1. Yurike Prastika Ceritakan Perjuangan Melawan Kanker Payudara Stadium 4

Yurike Prastika cerita perjuangan hadapi kanker payudara stadium 4 (instagram.com/yurikeprastika7)

Menghadapi kanker payudara stadium 4 yang sudah menyebar ke tulang belakang menjadi ujian besar bagi Yurike, menguras fisik sekaligus mental saat ia menjalani beragam tahapan pengobatan.

"Ketika menghadapi kanker payudara stadium 4 yang sudah menyebar ke tulang belakang, tentu bukan perjalanan yang mudah untuk saya lalui. Ada masa-masa berat yang menguji fisik dan mental. Namun, saya belajar tetap semangat, berdamai dengan diri sendiri, dan menerima setiap proses yang harus dijalani," ungkap Yurike.

Meski melalui periode sulit, ia bersyukur kini dapat kembali beraktivitas. Pengalaman tersebut menegaskan baginya betapa pentingnya dukungan keluarga, pengobatan yang tepat, dan perhatian pada kesehatan saat menghadapi kondisi yang mengubah hidup.

Bagi Yurike, proses pengobatan juga berarti belajar menerima keadaan dan merawat semangat di tengah tantangan, sehingga ia terdorong untuk berbagi cerita agar bisa menjadi dukungan moral bagi mereka yang menghadapi situasi serupa.

Ia mengingatkan perempuan untuk tidak mengabaikan kesehatan hanya karena merasa tubuh masih baik-baik saja.

"Untuk perempuan di luar sana, jangan menunggu sampai ada keluhan yang berat untuk mulai peduli pada diri sendiri, karena kesehatan kita layak mendapatkan perhatian sejak dini," tuturnya.

(Menyusuri jejak Indonesia di Balik Produksi Drama Korea.)

2. Pentingnya Deteksi Dini dan Pemenuhan Nutrisi bagi Pasien Kanker

Selain berbagi kisah Yurike, Pink Move menghadirkan edukasi mengenai pemenuhan nutrisi bagi pasien kanker. Nutritionist dan dietisien Mentari Suci Ramadhini menjelaskan, kebutuhan gizi perlu diperhatikan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi tubuh selama pengobatan.

Menurut Mentari, pemenuhan nutrisi tidak cukup mengandalkan satu jenis makanan. Kebutuhan energi, protein, cairan, vitamin, dan mineral harus disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing pasien.

Pendekatan ini penting karena tiap pasien memiliki situasi berbeda. Karena itu, pemenuhan gizi sebaiknya dilakukan seimbang dan, bila perlu, didampingi tenaga kesehatan agar selaras dengan kondisi pasien serta tahapan terapi yang dijalani.

Di area Car Free Day Bekasi, pengunjung juga diajak mengenal pemeriksaan payudara sendiri (Sadari). Melalui edukasi interaktif, masyarakat diharapkan memahami pentingnya mengenali perubahan pada payudara dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan bila menemukan tanda yang mencurigakan.

Sadari membantu perempuan mengenali kondisi payudara mereka sendiri, tetapi bukan pengganti pemeriksaan medis atau skrining yang direkomendasikan tenaga kesehatan. Jika ada perubahan yang tidak biasa, pemeriksaan lanjutan tetap diperlukan.

3. Pink Move Hadirkan Edukasi Kesehatan dan Perkenalkan Varian Baru Zymuno

Pink Move diselenggarakan oleh PT Etos Kreatif Indonesia melalui produk Zymuno Essential. Selain mengampanyekan kesadaran kesehatan payudara, acara ini juga menjadi momen perkenalan dua varian baru: Zymuno For Men dan Zymuno For Femme.

Zymuno For Men diperkenalkan untuk membantu memelihara stamina pria, sementara Zymuno For Femme ditujukan untuk membantu memelihara kesehatan peranakan wanita. Keduanya melengkapi rangkaian produk Zymuno Essential yang diperkenalkan kepada masyarakat dalam kegiatan ini.

Brand Manager Zymuno Essential, Sendhi Dhania, menyebut Pink Move sebagai upaya mendekatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya perempuan, sekaligus memperkenalkan rangkaian produk Zymuno.

Kegiatan ini turut didukung oleh Lentera Karya Foundation dan Yayasan Kanker Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas jangkauan edukasi mengenai deteksi dini, pemenuhan nutrisi, dan pentingnya menjaga kesehatan.

Melalui Pink Move, penyelenggara mengajak masyarakat menjadikan kepedulian terhadap kesehatan sebagai kebiasaan sehari-hari. Kisah Yurike Prastika menjadi pengingat bahwa perhatian pada diri sendiri sebaiknya tidak ditunda, bahkan ketika tubuh belum menunjukkan keluhan yang mengganggu.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending