Poppy Dharsono Tak Dukung Sistem Pilkada Langsung

Rabu, 19 September 2012 12:09 Penulis: Puji Puput
Poppy Dharsono Tak Dukung Sistem Pilkada Langsung Poppy Dharsono: @KapanLagi.comĀ®
Kapanlagi.com - Setelah era reformasi, pemilihan kepala daearah dan pemerintahan di Indonesia diubah menjadi pemilihan langsung. Yang sedang hangat dibicarakan, pemilikan calon gubernur DKI.

Selaku seorang anggota DPRD, ternyata artis Poppy Dharsono memiliki pandangan sendiri. Dia menilai, pemilihan langsung kurang efisien.

“Untuk pilkada seperti selalu saya katakan, kalau saya tidak setuju pemilihan secara langsung. Karena selain menghabiskan uang rakyat banyak sekali juga uang pencalonnya,” ujar Poppy Dharsono, DPRD Jawa Tengah di Sate Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (18/9) malam.

Pilkada, menurut Poppy, secara fungsional membuat menjadi masyarakat tidak pintar menjadi freemordial cara lain-lain lagi. “Jadi saya tidak setuju. Pilkada itu sebaikya sesuai dengan UUD 45, pilih partai-partai yang baik, memang sesuai dipilih oleh rakyat," kata wanita yang tetap tampil cantik di usia setengah baya itu.

"Dan di sini juga terlihat partai politik tidak mampu memberi pendidikan politik kader-kadernya, sehingga sering partai tidak memiliki kader sendiri. Hanya mencomot sana-sini hingga kutu lompat (jadi) hal yang biasa di kehidupan politik di Indonesia ini. Dan tentunya bukan kehidupan demokrasi yang kita cita-citakan,” tutur Poppy.

Mengenai banyaknya usaha pencitraan yang dilakukan calon gubernur DKI, Poppy punya pendapat sendiri. “Ini salah satu akibat dari pilkada langsung, saya melihat hal-hal yang tidak sehat dan itu tidak bisa hindari kecuali UU-nya kita ganti, kita ubah kembali seperti dulu tetapi tentu dengan pilihan-pilihan partai politik terbaik," ungkapnya.

"Partai politik harus memberikan pelajaran pada kader-kadernya, sehingga partai politik memiliki kader-kader yang bisa menjadi pemimpin di daerah, di kota-kota besar, mungkin bisa jadi presiden,” tegas Poppy.

(kpl/gum/uji/rea)

Editor:

Puji Puput

REKOMENDASI
TRENDING