Rhoma Bantah Sebut GIGI Frustasi

Kamis, 24 November 2005 09:15 Penulis:
Kapanlagi.com - Menanggapi isyu perselisihannya dengan grup band GIGI, raja dangdut Rhoma Irama mengaku tak pernah menyatakan GIGI ataupun grup band lain yang membawakan lagu lawas bertema religius sebagai grup band yang frustasi.

Menurutnya kabar yang digembar-gemborkan 'Kabar-kabari' tersebut telah diplintir oleh infotainment tersebut.

Sebaliknya, masih kata Rhoma Irama, ia malah mendukung kehadiran grup band yang membawakan nafas-nafas islam. Menurutnya fenomena ini adalah hal yang menarik dalam industri musik kita di tanah air.

"Grup band apapun dan siapapun yang membawakan pesan-pesan religius dalam syair-syair lagunya saya sangat mendukung sekali. Dan perlu anda ketahui saya tidak pernah mengatakan grup band GIGI ataupun lainnya sebagai band yang frustasi lantaran membawakan lagu-lagu bertema rohani," tandas pria yang akrab disapa bang haji ini saat di jumpai di kediamannya bilang Tebet Jakarta Selatan.

Lebih lanjut Rhoma Irama menyatakan kemarin salah seorang penulis skrip 'Kabar-kabari' telah datang ke kediamannya untuk meminta maaf atas kekeliruan yang telah dibuatnya. Bang haji saat itu menegaskan bahwa dengan adanya kejadian itu ia merasa telah difitnah dan diadu domba oleh infotainment.

Untungnya, tak ada sedikitpun niat dari bang haji untuk melanjutkan perkara ini ke kepolisian. Sebaliknya pria yang beberapa waktu lalu menceraikan aktris cantik Angel Lelga ini malah memaafkan Kabar-kabari.

"Kabar-kabari telah membuat surat pernyataan yang berisi permohonan maafnya atas tayangan tersebut dan bersedia untuk meluruskan pemberitaan pada edisi mendatang, ujar bang haji sembari menunjukan secarik kertas yang sudah ditanda tangani oleh kabar-kabari.

Rhoma berharap peristiwa ini terakhir kalinya terjadi, ia meminta kepada kalangan infotainment agar menyajikan berita yang terbebas dari bau fitnah dana adu domba agar kasus serupa tak lagi terjado di kemudian hari.

"Jangan jadikan kabar fitnah dan adu domba sebagai komoditas, sebab kalau masih digunakan djuga kedua barang haram ini maka bangsa kita mau dibawa kemana," tanya bang haji.

(kl/kkn)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING