Sarwendah Tak Halangi Ruben Onsu, Syarat Tes Kesehatan Bikin Mediasi Buntu
Sarwendah pakai baju pink © KapanLagi.com/Budy Santoso
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menepis tudingan yang menyebut kliennya menjadi penyebab gagalnya proses mediasi dengan Ruben Onsu. Ia menyatakan ada penggiringan opini yang membuat Sarwendah seolah enggan mempertemukan anak dengan sang ayah, padahal mekanisme pertemuan perlu disepakati bersama.
"Klien kami tidak pernah menghalang-halangi seorang bapak untuk bertemu anaknya. Tetapi mekanismenya yang harus kita atur bersama, ya," tegas Chris saat jumpa pers di Kawasan Jakarta Selatan, Rabu (9/9).
Advertisement
1. Alasan Mediasi Gagal Menurut Pihak Sarwendah
Chris meluruskan duduk perkara gagalnya mediasi. Menurutnya, tidak tercapainya kesepakatan bukan karena keengganan Sarwendah, melainkan karena pihak Ruben Onsu menolak menjalani pemeriksaan kesehatan, yang diminta sebagai salah satu syarat sebelum pertemuan dengan anak berlangsung.
"Faktanya adalah tidak terjadinya mediasi karena pihak RSO tidak mau memeriksa kesehatannya demi anak. Ini saya, saya balik ya," ungkap Chris.
Ia mengaku menyaksikan langsung momen tersebut saat proses mediasi. Ketika ditanya soal kesediaan menjalani pemeriksaan, pihak Ruben Onsu disebut menolak sehingga proses mediasi kemudian dipisahkan.
"Itu yang kita bingung. Nah, pada saat itu prosesnya, pada saat ditanya, tidak mau, akhirnya dipisahkan tuh waktu itu, ya," ujar Chris.
2. Hakim Mediator Membenarkan
Menurut Chris, hakim mediator yang memfasilitasi pertemuan turut mengetahui penolakan pihak Ruben Onsu untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Kondisi itu membuat proses mediasi tidak menemukan titik temu.
"Pada saat kami kembali lagi ke hakim mediator, juga hakim mediator melihat bahwa RSO tetap tidak mau memeriksa kesehatannya. Itu sebenarnya yang menjadi gagalnya mediasi," jelas Chris.
Chris berharap publik tidak terpengaruh narasi yang menyudutkan Sarwendah sebagai pihak yang mempersulit pertemuan dengan anak. Saat ini, kedua belah pihak telah memasuki tahap jawab-menjawab gugatan pada persidangan berikutnya.
(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)
(kpl/pur/phi)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Curhat, Anak Didik di Dangdut Academy 8 Tinggal Satu
