Sempat Diancam, Fiqih Alamsyah Takut Dibunuh Oleh Dimas Anggara?

Selasa, 27 Februari 2018 14:35 Penulis: Tyssa Madelina
Sempat Diancam, Fiqih Alamsyah Takut Dibunuh Oleh Dimas Anggara? Dimas Anggara © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Kabar mengejutkan datang dari aktor Dimas Anggara. Beberapa waktu lalu, ia dilaporkan oleh rekan bisnisnya yang bernama Fiqih Alamsyah. Sempat terjadi cekcok, Dimas diduga melakukan tindak penganiayaan terhadap Fiqih. Ditemui di Kapolsek Metro Cilandak, Fiqih ditemani oleh pengacaranya membawa saksi untuk agenda pemeriksaan.

"Saya diberi surat kuasa khusus oleh Fiqih untuk menangani perkara yang menimpa dia. Kami tim kuasa hukum datang ke Polsek Metro Cilandak untuk melihat agenda pemeriksaan saksi. Saksi kita 10 orang dan pemeriksaan diagendakan berkala. Pada saat kejadian mereka melihat secara langsung apa yang diucap, apa yang dilakukan saudara DA," ungkap Hendri Indraguna selaku pengacara Fiqih, saat ditemui di Kapolsek Metro Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2018).

"Mereka didatangkan untuk memperkuat keterangan kejadian hari itu. Apakah ada penganiayaan, ancaman, kata-kata akan dibunuh, atau Fiqih dikatakan sebagai binatang berkaki empat, masih banyak lagi ancaman lain. Jadi nanti kita buktikan," lanjutnya lagi.

Hendry Indraguna selaku pengacara membawa 10 saksi dalam kasus Fiqih dan Dimas. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaHendry Indraguna selaku pengacara membawa 10 saksi dalam kasus Fiqih dan Dimas. © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Menurut kacamata Hendri, kejadian antara Fiqih dan Dimas bermula saat keduanya membahas masalah bisnis. Tak kunjung menemukan solusi, keduanya justru semakin salah paham. Bahkan, Fiqih mengungkap saat peristiwa berlangsung, Dimas sempat melontarkan kata-kata berbau ancaman.

"Kejadian antara klien kami yakni Fiqih dan artis DA sebenernya hanya permasalahan bisnis saja. Jadi Mas Fiqih ini punya empat ruko foodcourt gitu yang artis DA ini sewa dua bersama kawan-kawannya. Mereka ada debat sedikit masalah menu. Menu itu dikatakan Mas Fiqih dengan jelas bahwa batas terakhirnya tanggal 31 Januari 2018 dan ternyata DA memberikan lagi menu baru. Nah karena itu terjadilah kesalahpahaman," jelasnya yang kemudian diamini oleh Fiqih.

Sependapat dengan sang pengacara, dari penuturan Fiqih, Dimas sempat mengancam akan menghabisi nyawanya di ruangan tersebut. "Dia bentak-bentak saya di ruangan. Nah di ruangan itu dia melintir tangan saya, terus dengan nada ancaman dia bilang 'Gue matiin lo, gue matiin lo, lo mau jadi jagoan di sini. Lo mau pake hukum preman apa hukum rimba nih?'. Sambil tangannya melintir tangan saya, tangan kanannya ke belakang kayak megang sesuatu. Saya bilang 'Jangan, jangan,' jadi saya takut dengan ancaman itu," tutur Fiqih.

Dimas Anggara dilaporkan dengan pasal 351. © KapanLagi.com/Budy SantosoDimas Anggara dilaporkan dengan pasal 351. © KapanLagi.com/Budy Santoso

Lebih lanjut, pengacara Fiqih akan melanjutkan laporan ke pihak berwajib dengan pasal 351. Meski begitu, ia sempat menyayangkan perbuatan Dimas yang dinilai kurang pantas dilakukan oleh publik figur.

"Sangat disayangkan karena DA itu kan publik figur. Jadi dengan kelakuan seperti ini sangat disayangkan. Melakukan tindakan premanisme, mengutarakan kata-kata sok jagoan," tegasnya.

"Sampai saat ini pasalnya masih 351, tapi nanti kita lihat perkembangannya seperti apa. Yang jelas klien kami datang ke sini karena takut dibunuh. Ini jadi satu catatan ya, jadi kalau ada apa-apa sama klien saya, semua orang jadi saksi dan sudah jelas siapa pelakunya," tandas Hendri seraya berlalu.

(kpl/abs/tmd)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING