Soal Bipolar, Marshanda: Aku Gak Pernah Menyesal Open ke Publik

Senin, 07 Agustus 2017 11:15 Penulis: Natanael Sepaya
Soal Bipolar, Marshanda: Aku Gak Pernah Menyesal Open ke Publik Marshanda © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Tentu tidak mudah bagi Marshanda untuk berdamai dengan bipolar yang diidapnya. Namun aktris cantik 27 tahun itu pun tak lantas diam. Yap, baru-baru ini Marshanda dan komunitas Bipolar Care Indonesia pun mengadakan acara untuk mendukung orang-orang dengan masalah yang sama.

"Aku mengadakan support grup dengan komunitas Bipolar Care Indonesia. Kita mengadakan support untuk orang-orang bipolar disorder dan juga untuk orang-orang yang care giver atau sahabat, orang tua, kakak atau adek. Ini aku adakan sebenernya pernah hampir setahun yang lalu sampai 9 sesi. Waktu itu berhenti karena kebetulan aku udah harus syuting lagi. Hari ini adalah sesi kedua," ujarnya saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jum'at (4/8).

Lebih jauh, Marshanda kemudian mengungkapkan bagaimana kisah awal ketika ia didiagnosa mengidap bipolar. Meski diakuinya tak mudah, namun Marshanda berusaha untuk berbagi, saling mendukung orang-orang dengan bipolar, dan ingin terus produktif dalam berkarya.

Marshanda sama sekali tidak menyesal untuk terbuka pada publik sebagai pengidap bipolar disorder © KapanLagi.com/Budy SantosoMarshanda sama sekali tidak menyesal untuk terbuka pada publik sebagai pengidap bipolar disorder © KapanLagi.com/Budy Santoso

"Memang aku sendiri perjalanannya memang nggak mulus ya, aku pertama kali didiagnosa bipolar disorder itu tahun 2009, aku open ke publik aku mengidap bipolar disorder baru tahun 2014. Nah di situ aku memutuskan untuk berbagi dengan bipolar disorder tujuannya, karena pertama aku memang nggak malu dengan itu. Kedua, jika aku mendapatkan treatment yang tepat, aku masih bisa produktif bisa bersosialisasi dan tetap bisa berkarya," lanjutnya.

Walau tidak mudah, tapi Marshanda mengaku sama sekali tidak merasa menyesal ketika ia membuka diri kepada publik sebagai pengidap bipolar disorder. Dari hal-hal seperti itulah Marshanda kemudian menemukan harapan sekaligus alasan baru untuk tetap bergerak membantu, serta mendukung orang-orang dengan bipolar disorder.

"Dan alasan lainnya adalah karena aku tahu ada banyak orang-orang Indonesia yang terkena, entah itu bipolar atau skizofrenia. Tetapi karena di Indonesia ini masih sangat asing, belum banyak yang teredukasi tentang bipolar itu apa, tantangan mental itu apa, justru aku merasa senang dan gak pernah menyesal pernah open ke publik karena jadi banyak orang yang tahu tentang bipolar itu apa," pungkasnya.

(kpl/aal/ntn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING