SELEBRITI

Soal Penjemputan Paksa Nindy Ayunda Karena Mangkir dari Panggilan Penyidik, Kuasa Hukum Mengaku Belum Mendapat Pemberitahuan

Jum'at, 22 Juli 2022 17:30 Penulis: Dian Eka Ryanti

Nindy Ayunda © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Polres Metro Jakarta Selatan diketahui sudah mengeluarkan surat penjemputan paksa terhadap Nindy Ayunda. Namun hingga saat ini sosok Nindy masih belum diketahui keberadaannya.

Oleh karena itu, polisi masih terus menelusuri keberadaan Nindy Ayunda lewat sosial media. Namun sampai detik ini belum membuahkan hasil.

1. Nindy Sangat Kooperatif

Menanggapi hal tersebut, pengacara Dito Mahendra dan Nindy Ayunda, Yafet Rissy memberikan pembelaan terhadap kliennya itu. Saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (22/7) ia menyebut Nindy sangat kooperatif menjalani proses hukum soal dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap mantan sopirnya itu.

"Begini, kita sangat kooperatif. Mbak Nindy panggilan pertama tidak sempat datang karena menjelang Idul Adha ada acara. Kuasa hukumnya datang ke penyidik untuk menjelaskan alasan ketidakhadiran. Lalu panggilan kedua juga tidak hadir. Itupun kita komunikasi ke pihak penyidik karena ada fakta sejak ada laporan terhadap NM di Polres Serang Kota, tekanan intimidasi ada teror ke Nindy meningkat," ungkap Yaffet Rissy.

"Kalau dicari tuh biasa saja bukan masuk dalam DPO. Orang mencari saja akan biasa. Itu ada tata cara ada prosedurnya. Tidak ada yang ngumpet, kita sedang terus melakukan koordinasi," lanjutnya.

2. Selalu Berkomunikasi

Yafet menegaskan bahwa pihak Nindy Ayunda terus berkomunikasi dengan polisi Polres Jakarta Selatan. Terkait akan dijemput paksa dan terus mangkir, Yafet mengaku pihaknya belum menerima panggilan ketiga.

"Itu kita belum menerima panggilannya. Tidak ada (jemput paksa) itu saksi kok," ucapnya.

3. Nindy Menerima Banyak Teror

Selain itu, Yafet Rissy mengungkapkan bahwa kliennya, Nindy Ayunda menerima banyak teror terkait masalahnya tersebut. Karena hal itu, Yafet menyebut bahwa Nindy Ayunda merasa kenyamanannya terganggu.

"Ada pihak-pihak yang menelepon Mbak Nindy dan melecehkan, ada pihak tertentu yang menongkrongi di sekitaran rumah Mbak Nindy selama 4 hari. Itu membuat kenyamanan Mbak Nindy terganggu," pungkasnya.

REKOMENDASI
TRENDING