Solidaritas Antar Muslim, Lucky Hakim Ikut Aksi Bela Palestina

Senin, 18 Desember 2017 15:15 Penulis: Ferry Sanjaya
Solidaritas Antar Muslim, Lucky Hakim Ikut Aksi Bela Palestina Lucky Hakim © Kapanlagi/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Gejolak anti amerika semakin santer di seluruh penjuru dunia, setelah presiden amerika Donald Trump secara kontroversial menyebut Yerusalem sebagai ibukota israel, begitu pula di Indonesia. Salah satunya aksi bela Palestina 1712 di silang monas, acara tersebut begitu ramai dihadiri jutaan manusia dari seluruh Indonesia.

Artis sekaligus anggota DPR RI fraksi PAN Lucky Hakim juga ikut menghadiri acara tersebut. Hadir bersama rekan-rekannya, Lucky pun berjalan dan bersama-sama masyarakat lainnya mengikuti acara aksi bela Palestina itu dari awal hingga akhir.

"Alhamdulillah saya dari pagi datang bersama rekan-rekan ikut jalan kaki dari tugu tani sampai silang monas bersama-sama masyarakat saudara sebangsa dan setanah air menyatakan kecaman terhadap pernyataan Donald Trump terkait yerusalem sekaligus menyerukan dukukungan untuk kemerdekaan Palestina dari zionis israel laknatullah," ucapnya saat dihubungi lewat telepon, Senin (18/12).

Lucky Hakim © InstagramLucky Hakim © Instagram

Wasekjen DPP PAN yang kini digadang-gadang untuk menjadi calon walikota Bekasi ini juga menyatakan kekesalannya pada amerika yang selalu bersikap tidak adil pada bangsa Palestina. "Amerika ini sering menyerukan tentang HAM tapi terhadap Palestina mereka tidak fair, penindasan bangsa Palestina oleh Israel dibiayai dan dipersenjatai oleh Amerika, anak-anak disiksa, wanita-wanita dilecehkan dan dibunuh, sungguh kekejian masal oleh zionis israel, merekalah teroris sesungguhnya" ujar ayah dari putri semata wayang bernama Nokia Nebula.

Menurutnya Israel adalah bangsa yang tidak tahu terima kasih atas kebaikan bangsa Palestina yang memberikan tempat bermukim dari kejaran Hitler Nazi di saat perang dunia kedua. "Israel itu adalah yahudi-yahudi yang lari dan meminta pertolongan untuk bermukim di tanah Palestina dari kejaran Hitler pimpinan Nazi, mereka begitu lemah dan miskin lalu diterima dengan baik dan layak, lalu semakin lama yahudi-yahudi itu memanfaatkan kebaikan Palestina dan malah mulai merampas lahan, dengan bantuan persenjataan dari Amerika dan Inggris yahudi-yahudi itu malahan merampas lahan dan menindas Palestina hingga kini, mereka tidak tahu terima kasih, sungguh Israel adalah bangsa yang tidak tahu diri" sambung pria kelahiran cilacap jawa tengah 38 tahun silam.

"Saya atas nama pribadi dan juga sebagai Anggota DPR menghimbau dan meminta kepada pemerintah Indonesia khususnya kepada presiden Indonesia untuk menyatakan protes keras dan melakukan upaya-upaya diplomatik terkait penjajahan Palestina, dan bilamana hal-hal diplomatik tersebut tidak bisa menyelesaikan penderitaan bangsa Palestina maka dengan tegas Indonesia sebaiknya memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika, pulangkan duta besar Amerika ke pelukan Donald trump dan kita musti mengevaluasi segala bentuk kerjasama ekonomi dengan Amerika termasuk segala kontrak kerjasama pertambangan dan semuanya, kita harus sadar bahwa Amerika yang butuh Indonesia, bukan Indonesia yang butuh Amerika" tutupnya.

(kpl/far/frs)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING