Susi Susanti: Pemain Indonesia Banyak 'Dibajak' Negeri Lain
Susi Susanti
Kapanlagi.com - Makin berkembangnya olahraga bulutangkis di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya, tidak lepas dari pembinaan yang diterapkan mereka sejak dini. Para pelatihnya pun diambil dari negara-negara yang sukses menangani olahraga tersebut.
Bahkan banyak pelatih maupun pemain asal Indonesia yang hijrah ke negara lain karena faktor fasilitas lebih dan memadai yang diberikan, dibandingkan di Indonesia.
"Banyak sekarang kayak gitu. Di Philipina, Luxemburg, Swiss dan negara Eropa yang bulutangkisnya berkembang, maju daripada kita karena membajak pemain kita. Bahkan kita dijadikan sparing partner buat mereka," terang Susi Susanti, Selasa (19/6) di Blitmegaplex Grand Indonesia, Jakarta.
Walau begitu, peraih piala emas dalam Olimpiade 1992 itu tetap berharap atlet badminton tanah air tidak sampai terpuruk. Karena amat susah untuk membangun kembali.
"Kalau benar terpuruk bulutangkis, membangunnya setengah mati. Dari nol lagi," katanya.
Susi Susanti pun menceritakan kalau dirinya juga pernah di panggil oleh Thailand untuk melatih dan dijadikan sparing partner tim mereka. "Saya pernah dipanggil oleh Thailand. Tapi sekedar ngobrol-ngobrol saja," jelas ibu tiga anak itu.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/dis/dar)
Advertisement
