Syaharani Bersahabat Dengan Penderita AIDS

Kapanlagi.com - Penyanyi jazz Syaharani menyatakan, para penyandang penyakit HIV-AIDS juga manusia, sehingga orang tidak boleh membedakan dan memperlakukan dalam menjalin pertemanan dengan mereka."Siapa tahu, dengan berteman dengan mereka, kita malah mendapatkan inspirasi untuk berkarya," kata Syaharani sebelum menjadi pengisi acara AIDS, I'm in Love yang digelar di Graha Sabha Pramana, Yogyakarta, Jumat (28/10). Menurut Syaharani, yang dalam balutan celana pendek dan kaos bermotif bunga disertai syal warna pink tua, hal terpenting yang harus dimiliki agar dapat berteman secara aman dengan para penyandang penyakit mematikan itu adalah pengetahuan mengenai penyakit tersebut. "Pengetahuan itu tidak hanya harus dimiliki oleh orang yang sehat tetapi juga oleh penderita sendiri, sehingga kedua belah pihak saling mengerti apa yang harus dilakukan, tidak saling menyakiti karena kesalahpahaman," ujarnya. Pengetahuan itu, lanjut penyanyi kelahiran Batu, 27 Juli 1971, harus terus disosialisasikan dengan cara-cara yang bijak, sehingga penderita juga memiliki batasan-batasan dalam bergaul. Namun demikian, Syaharani menegaskan bahwa batasan tersebut tidak harus diartikan dengan membatasi pergaulan dengan penderita HIV/AIDS karena hal itu akan menyinggung mereka. "Bila ditambah dengan perasaan bermusuhan maka kehidupan mereka akan semakin sulit. Kita baru dapat merasakannya jika yang sakit adalah saudara kita sendiri," paparnya. Sementara itu, dalam acara amal AIDS, I'm in Love, Syaharani menyanyikan beberapa lagu berkolaborasi dengan Kua Etnika, seperti All Night Long, I Want You, When You Believe, serta lagu baru Sayang Sayang Sayang dan juga Bermain Api.  

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/dar)

Rekomendasi
Trending