Terkait Hijrah, Fedi Nuril Terus Berusaha Belajar Setiap Hari

Jum'at, 15 Desember 2017 11:15 Penulis: Ahmat Effendi
Terkait Hijrah, Fedi Nuril Terus Berusaha Belajar Setiap Hari Fedi Nuril ©KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Peristiwa hijrah dari Mekah ke Madinah di masa Nabi Muhammad SAW menjadi perjalanan yang sangat penting bagi umat Islam. Namun hijrah sejatinya bukan hanya menyangkut fisik, di masa sekarang hijrah juga relevan untuk dilakukan demi meninggalkan akhlak yang buruk dan dosa-dosa menuju kebaikan.

Saat membahas tentang hijrah, bintang film AYAT-AYAT CINTA 2 yaitu Fedi Nuril juga mempraktekkannya. Ia berusaha untuk terus belajar menjadi orang yang lebih baik dalam kehidupannya.

"Kalau soal hijrah, saya setiap hari selalu berusaha terus belajar dan terus mengamalkan apa yang sudah saya pelajari. Pokoknya sebuah pembelajaran setiap hari lah. Tidak saya jadwalin bulan depan saya belajar ini itu, tapi setiap hari saya belajar, mengkaji, dan mencoba mengamalkan," ujar Fedi Nuril di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (14/12).

Fedi Nuril mengaku selalu berusaha belajar untuk menjadi lebih baik. ŠKapanLagi.com/Muhammad Akrom SukaryaFedi Nuril mengaku selalu berusaha belajar untuk menjadi lebih baik. ŠKapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Bagi Fedi Nuril berhijrah untuk menjadi lebih baik ia lakukan demi masa depan. Apalagi semasa hidup setiap Umat Muslim harus mempersiapkan bekal di akhirat.

"Udah lah kita nggak pernah tahu umur kita sampai kapan, yang penting tiap hari ada yang kita pelajari, jadi ke depannya semakin punya bekal jadi harus tahu bagaimana dan mempelajari agama berarti prioritas hidup ya. Setiap ada masalah, tetap happy bisa ketawa-ketawa anggep aja itu cobaan," ungkapnya.

Bukan hanya untuk diri sendiri, Fedi Nuril juga mengajak serta keluarga menjadi lebih baik. Belajar dan terus belajar ia lakukan bersama sang istri yaitu Vanny Widyasasti, demi membangun keluarga yang sakinah.

"Oiya, waktu mau nikah saya bilangnya kita sama-sama belajar saya belajar jadi suami yang baik, nggak ada tuntutan kalau kamu lebih baik, atau merendahkan kamu nggak tahu apa-apa, yang penting kita mau belajar bareng. Menjadi baiknya ya sama-sama, tidak ada yang superior, tidak ada yang inferior," tandasnya.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING